DEMARARA (Realita)- Polisi berupaya memverifikasi keaslian siaran langsung yang tampaknya menunjukkan seorang buronan, Jamal Bourne yang dijuluki 'Skinny', secara tidak sengaja menembak dirinya sendiri di kepala, meskipun pihak berwenang melaporkan bahwa tidak ada insidien penembakan terkait yang tercatat secara resmi.
Rekaman tersebut, yang disiarkan langsung di media sosial pada minggu 18 Januari, menunjukkan dua pemuda, keduanya sebagian mengenakan masker, di dalam sebuah bangunan dan mengonsumsi alkohol.
Salah satu pemuda terlihat memegang senjata api, melepas magazennya, menempelkan senjata itu ke pelipis kirinya, dan menarik pelatuknya.
Terdengar suara ledakan yang teredam, setelah itu pemuda tersebut tampak terjatuh ke samping, diikuti oleh teriakan yang terdengar jelas. Tidak terlihat darah dalam klip tersebut.
Sumber kepolisian mencatat bahwa luka tembak di pelipis biasanya mengakibatkan pendarahan hebat, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang keaslian insiden tersebut.
BIG Smith News Watch telah mengkonfirmasi bahwa Kepolisian Guyana mengetahui siaran langsung tersebut; namun, belum ada laporan penembakan yang sesuai dengan keadaan yang ditunjukkan di divisi kepolisian mana pun.
Individu yang terlihat dalam siaran langsung tersebut dilaporkan merupakan penduduk East Bank of Demerara dan dikenal oleh polisi.
Seorang pejabat senior mengungkapkan bahwa tersangka sebelumnya pernah merekayasa kematiannya sendiri.
Menurut polisi, pria tersebut dicari terkait pembunuhan Akeem Hamer, yang juga dikenal sebagai "Max," pada September 2024, yang terjadi di Bendungan Samaroo, Tepi Barat Demerara.
Saat ini, Investigasi terhadap video dan keberadaan tersangka masih berlangsung.ji
Editor : Redaksi




