Di Tengah Tekanan Kerja, Perempuan Perlu Ruang untuk Reclaim Your Calm

grid.id
7 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Tekanan pekerjaan yang datang silih berganti kerap membuat perempuan sulit menemukan ruang untuk berhenti sejenak. 

Tuntutan profesional yang berjalan bersamaan dengan peran personal sering kali membuat kebutuhan untuk merawat kesehatan mental terabaikan.

Kondisi tersebut menjadi latar dihadirkannya Women Go To Community Office: Jobstreet with Ruang Tenang Sanustra oleh Indonesia Women Fest. 

Mengusung tema Reclaim Your Calm, Meditation for Workplace Stress Relief, kegiatan ini digelar pada Rabu (21/01/2026) di Jobstreet Office, RTDX Place, Kuningan, Jakarta Selatan.

Program ini diikuti oleh puluhan karyawan Jobstreet dan dirancang sebagai ruang refleksi serta pemulihan, khususnya bagi perempuan yang sehari-hari berhadapan dengan tekanan pekerjaan dan tuntutan peran ganda.

Dalam sesi talkshow, Sound Healing Practitioner Ruang Tenang Sanustra, Iyus Dharmawan, mengingatkan pentingnya kesadaran terhadap sinyal tubuh ketika stres atau burnout mulai muncul. Salah satu tanda paling awal yang kerap luput disadari adalah perubahan napas.

Baca Juga: Usai Cerai dari Adly Fairuz, Angbeen Rishi Belajar Menjadi Pribadi yang Lebih Dewasa

“Napas yang mulai terasa cepat biasanya menjadi sinyal awal bahwa tubuh sedang tidak baik-baik saja,” ujar Iyus.

Ia menjelaskan, respons stres yang tidak disadari dapat berkembang menjadi keluhan fisik seperti pusing, rasa tidak nyaman, hingga reaksi psikosomatis. Karena itu, memberi jeda dinilai penting agar tubuh dan pikiran memiliki ruang untuk kembali seimbang.

“Berhenti sejenak, bahkan hanya lima menit, bisa membantu tubuh keluar dari mode stres, terutama di dunia kerja yang sarat tekanan,” kata Iyus.

Pada sesi meditasi, peserta diajak merasakan manfaat sound healing, teknik relaksasi berbasis frekuensi suara. Menurut Iyus, getaran suara bersifat intuitif dan dapat menjangkau saraf vagus yang berperan dalam menciptakan rasa tenang dan meredakan kecemasan.

Teknik ini menggunakan frekuensi tertentu, seperti 432 Hz dan 528 Hz, yang dikenal membantu menenangkan sistem saraf.

Berbeda dengan meditasi atau yoga yang membutuhkan kesiapan posisi dan fokus, sound healing cukup didengarkan sehingga relatif mudah diterapkan.

Baca Juga: Jennifer Bachdim Jadikan Lari Sebagai Family Activity, Anak-anak Ikut Terinspirasi

“Perempuan sering kali kesulitan mengekspresikan apa yang dirasakan. Melalui sesi ini, saya ingin mengajak peserta untuk merawat kebahagiaan dengan cara sederhana, termasuk lewat suara,” ujar Iyus.

Office Experience Manager Jobstreet, Anggi Z Siregar, menilai kegiatan ini memberi pengalaman baru bagi karyawan dalam menjaga keseimbangan diri.

“Kesehatan mental di dunia kerja sangat penting karena setiap orang hanya memiliki 24 jam yang perlu dibagi secara mindful antara karier, diri sendiri, dan keluarga,” kata Anggi.

Ia menegaskan, apa pun jenis pekerjaannya, kesehatan dan well-being perlu menjadi prioritas agar individu dapat berkontribusi secara optimal.

Kegiatan ini didukung sejumlah brand, antara lain NACIIFIC Indonesia, Geut by Dr. T, Wiselie, Deorex, Felancy, Herbadrink, dan Konicare Indonesia.

Melalui kegiatan ini, Indonesia Women Fest ingin menghadirkan ruang aman bagi perempuan untuk merawat kesehatan mental dan keseimbangan diri. 

Informasi lengkap mengenai rangkaian program dan agenda Indonesia Women Fest dapat diakses melalui situs www.indonesiawomenfest.com.

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Harga Minyak Turun Usai Meredanya Risiko Geopolitik
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pakai Visa Kunjungan untuk Bekerja, Bos Perusahaan Asal Singapura Diperiksa Kanwil Dirjen Imigrasi
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Misbakhun: Deputi Gubernur BI Jabatan Politik, Tak Perlu Jadi Polemik
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Foto: Enam Korban ATR Ditemukan di Kedalaman 250 Meter Gunung Bulusaraung
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Banjir di Cawang, Lalin Macet Parah saat Jam Pulang Kerja
• 17 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.