Saham AADI-ADMR Diam-Diam Curi Panggung, Simak Analisisnya

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Dalam sepekan, saham AADI meningkat 12,33 persen dan dalam sebulan melejit 19,15 persen.

Saham AADI-ADMR Diam-Diam Curi Panggung, Simak Analisisnya. (Foto: Alamtri Minerals)

Saham AADI-ADMR Diam-Diam Curi Panggung, Simak Analisisnya

IDXChannel – Saham emiten energi dan tambang yang terafiliasi dengan konsorsium Garibaldi ‘Boy’ Thohir, mulai dari PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) hingga PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), tengah bergerak dalam tren penguatan belakangan ini.

Baca Juga:
Gandeng Moratelindo (MORA), Triasmitra (KETR) Gelar Kabel Fiber Optik Bawah Laut Rising 8

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (23/1/2026), pukul 14.33 WIB, saham AADI melesat 5,64 persen ke level Rp8.425 per unit, dengan nilai transaksi Rp378,37 miliar.

Dalam sepekan, saham AADI meningkat 12,33 persen dan dalam sebulan melejit 19,15 persen.

Baca Juga:
Bank OCBC NISP (NISP) Salurkan Sustainability Financing Rp113 Miliar untuk Proyek PLTS

Setali tiga uang, saham ADMR melompat 4,15 persen ke Rp2.260 per unit. Dengan ini, saham ADMR terkerek 14,14 persen dalam sepekan dan terbang 60,42 persen dalam sebulan.

Kemudian, saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) juga menguat 0,43 persen ke posisi Rp2.360 per unit. Saham ADRO mendaki 6,28 persen sepekan dan terkerek 25,07 persen sebulan terakhir.

Baca Juga:
Saham Intel Anjlok 13 Persen, Investor Kecewa Proyeksi Pendapatan

Pengamat pasar modal Michael Yeoh menjelaskan penguatan saham AADI tidak lepas dari karakter fundamental perusahaan yang dinilai solid di tengah rotasi aset investor.

“Kita ketahui AADI merupakan salah satu company yang memiliki strong cash dengan porsi pemberian dividen yang besar. Kita bisa perhatikan terjadi shifting rotasi dari investor ke saham-saham basic fundamental seperti TLKM dan big banks yang cukup stabil sejak awal tahun,” ujarnya, Jumat (23/1/2026).

Ia kemudian menilai prospek ADMR ditopang oleh kontribusi bisnis aluminium yang kian signifikan terhadap kinerja perseroan.

“ADMR juga sebagai company dengan coking coal dan aluminium, sementara ada potensi aluminium akan menjadi bottom line dari ADMR pada 2025 hingga lebih dari 50 persen dari total pendapatan. Kita ketahui juga harga aluminium sejak tahun lalu sudah naik lebih dari 12 persen,” imbuh dia.

Menurut hemat Michael, ADMR memiliki target ke 2.400, didukung sinyal teknikal yang menunjukkan terjadinya penembusan uptrend.

Sementara itu, analis Maybank Sekuritas Indonesia Hasan Barakwan memperkirakan, dikutip Dow Jones Newswires, AADI membukukan laba yang stabil sebesar USD757 juta pada 2025, ditopang oleh peningkatan produksi batu bara serta pengendalian biaya yang disiplin.

Menurut Hasan, perseroan memiliki eksposur yang relatif jarang ditemui, yakni pada bisnis batu bara termal yang terintegrasi secara vertikal, dengan biaya kas kuartil pertama serta tanpa beban belanja modal energi hijau yang menekan kinerja.

Selain itu, Adaro Andalan juga berpotensi memperoleh tambahan pertumbuhan dari pengembangan tambang Pari dan Ratah di Indonesia.

Atas dasar tersebut, Maybank Sekuritas Indonesia memberikan rekomendasi beli dan target harga Rp10.000 per saham. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Anak Buah Purbaya Jawab Gugatan Larangan Rekam Pejabat Pajak di MK
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Wagub Rano Karno Ajak Rabithah Alawiyah Bersinergi Bangun Jakarta Jelang Usia ke-500
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Rangkaian HUT ke-24, AMPG Beri Bantuan 2.000 Paket Perlengkapan Sekolah di Aceh Tamiang
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
PSIS Semarang vs Persela Lamongan Menjadi Ajang Pembuktian Profesional Pemain
• 10 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Stok Daging Sapi Belum Normal Pasca Aksi-Mogok, Harga Capai Rp140 Ribu per Kg
• 6 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.