Penulis: Intan Kw
TVRINews, Jakarta
Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menyoroti keputusan Pemerintah Indonesia untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza yang dibentuk oleh Amerika Serikat (AS).
Menurutnya, keanggotaan Indonesia dalam forum tersebut memiliki sisi positif yakni terbukanya peluang untuk memengaruhi arah kebijakan perdamaian Gaza dari dalam.
"Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia sekaligus suara moral dunia Islam, Indonesia dapat menghadirkan dimensi kemanusiaan yang kuat serta menjadi jembatan antara kepentingan Barat dan aspirasi negara-negara Muslim," kata TB Hasanuddin dalam keterangan tertulis yang diterima tvrinews.com, Jumat, 23 Januari 2026.
Selain itu, keanggotaan Indonesia dinilai memberikan ruang partisipasi langsung dalam menentukan arah rekonstruksi Gaza agar bantuan internasional dapat disalurkan secara adil, transparan, dan tepat sasaran.
"Lebih jauh, posisi tersebut dapat menjadi bargaining chip (posisi tawar) yang strategis bagi Indonesia untuk mendorong Amerika Serikat agar lebih konsisten dalam memperjuangkan solusi dua negara (two-state solution), yang selama ini menjadi sikap resmi diplomasi Indonesia," tuturnya.
Editor: Redaktur TVRINews





