JAKARTA, KOMPAS.com - Pembangunan 18 jembatan bailey di Aceh sudah rampung 100 persen.
Dikutip dari siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Jumat (23/1/2026), enam jembatan bailey lainnya dalam proses penyelesaian dengan progres lebih dari 50 persen.
Sementara, sebanyak 30 titik jembatan masih dalam tahap persiapan.
Tak lama lagi, total 54 titik yang membutuhkan konektivitas melalui jembatan bailey di Aceh akan segera rampung.
Baca juga: Wamen Komdigi Sebut Tersisa 3 BTS di Aceh yang Masih Rusak
Salah satu jembatan yang sudah rampung dan bisa dilalui warga adalah Jembatan Gosong Telaga Barat, di Aceh Singkil.
Jembatan berkelir merah putih ini sudah tampak kokoh dan bersih.
Jembatan ini terdiri atas dua jalur dan bisa dilalui dua kendaraan roda empat sekaligus.
Untuk yang tengah berproses, pembangunan Jembatan Bener Pepanyi di Desa Bener Pepanyi, Kecamatan Permata, Bener Meriah, terus dikebut.
Material inti berupa tulang-tulang besi sudah terpasang.
Alat berat juga terus melakukan pembersihan area jalan.
Pembangunan jembatan ini mencapai 77 persen.
Baca juga: Haruskah Indonesia Bayar Rp 16 Triliun Jadi Anggota Permanen Dewan Perdamaian Trump?
Saat ini sebanyak 25 personel TNI Angkatan Darat diturunkan, terdiri atas 15 personel dari Yonzipur 9 dan 10 personel dari Denzipur 3.
Rencananya, Jembatan Bener Pepanyi akan membentang 50 meter dengan kedalaman 17 meter.
Untuk itu, perlu dilaksanakan rekondisi jalan dan pembuatan abutment dan bronjong untuk mendekatkan dan memperkokoh tepi-tepi jembatan.