JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah telah mempercepat pembersihan sejumlah sarana dan prasarana di Aceh yang sebelumnya dilanda banjir bandang dan tanah longsor.
Pembersihan itu dilakukan oleh para prajurit TNI bersama masyarakat setempat di tengah lumpur air bah yang mengering. Mereka bahu-membahu membersihkan endapan tanah dan sampah menggunakan sekop.
Dikutip dari siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, personel TNI berjibaku mengoperasikan gergaji mesin untuk memotong batang-batang kayu besar di beberapa lokasi. Kayu itu terbawa arus deras hingga ke area fasilitas publik.
Berbagai fasilitas publik, mulai dari jalan raya, selokan, masjid, hingga sekolah dibersihkan.
Baca juga: Update Pembangunan Jembatan Bailey di Aceh: 18 Unit Sudah Rampung dan Bisa Dilalui
Pembersihan di sekolah meliputi ruang kelas dan kantor-kantor guru. Ruangan itu pun dirapikan secara bertahap.
Di Aceh Tamiang, personel TNI dikerahkan untuk membersihkan TK Desa Pengidam, SDN Sungai Liput, TPQ Nurul Qolby Desa Tanjung, hingga parit Dusun Jaya Baru.
Lalu di Bireuen, TNI membantu pembersihan SDN 3 Pante Gajah dan SMKN 1 Peusangan. Mereka juga membantu membersihkan rumah-rumah warga Dusun Teuping Ara.
Kemudian di Pidie Jaya, pembersihan dilakukan di Pondok Pesantren Al Bayan Desa Manyang Cut, SD Meunasah Raya, Kantor Keucik Blang Cut, dan Kantor Keucik Kecamatan Meurah Dua.
Para personel TNI juga bergotong royong dengan warga untuk membersihkan Desa Pertik di Gayo Lues, Desa Jambak di Aceh Barat, SD 11 Desa Tebuk di Aceh Tengah, rumah-rumah warga Desa Bundar di Aceh Tenggara, serta fasilitas umum Desa Uning Gelime di Bener Meriah.
Baca juga: Pasca-Banjir Aceh Utara, 264 Masjid Kembali Aktif Meski Perlengkapan Ibadah Masih Terbatas
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menegaskan bahwa pemulihan fasilitas umum menjadi salah satu prioritas utama pemerintah dalam penanganan pascabencana di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.
"Saya minta perhatian bahwa kalau bisa sekolah-sekolah, juga puskesmas, rumah sakit supaya bisa berfungsi secepatnya kembali," kata Prabowo dalam rapat koordinasi di Aceh Tamiang, awal tahun ini.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang