Musim hujan di beberapa wilayah Indonesia saat ini menunjukkan pola yang tak biasa. Hujan lebat disertai angin kencang dan potensi badai dilaporkan terjadi di berbagai daerah, sehingga masyarakat diminta lebih waspada menghadapi cuaca ekstrem.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem berupa hujan deras, petir, dan angin kencang yang diprakirakan melanda wilayah seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara hingga akhir Januari 2026. Dengan risiko banjir, longsor, serta gangguan transportasi.
Kondisi cuaca ekstrem bisa menjadi pengalaman yang menegangkan bagi anak, terutama karena mereka belum sepenuhnya memahami apa yang sedang terjadi. Suara hujan deras, kilat, atau angin kencang dapat memicu rasa takut, cemas, atau gelisah.
Meski wajar, reaksi ini tetap perlu ditangani dengan pendekatan yang tepat agar anak merasa lebih aman dan terlindungi, Moms.
Cara Membantu Anak Mengatasi Kecemasan saat Cuaca EkstremDikutip dari Children’s Health, ada beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua agar anak lebih memahami kondisi cuaca ekstrem yang sedang melanda di beberapa wilayah Indonesia, sekaligus membantu mereka merasa lebih aman dan tenang.
Berikut 6 tips yang bisa dilakukan Anda di rumah, Moms:
1. Buat Rencana Keluarga yang Jelas
Ajak anak menyusun “rencana cuaca ekstrem” bersama di rumah. Misalnya, tentukan area aman, siapkan senter, selimut, atau perlengkapan darurat lainnya. Saat anak dilibatkan dalam persiapan, mereka akan merasa lebih siap dan terlindungi karena tahu apa yang harus dilakukan.
2. Ajak Anak Bicara tentang Perasaannya
Jangan menyepelekan rasa takut anak, Moms. Dengarkan ceritanya dengan penuh perhatian dan yakinkan bahwa merasa takut saat cuaca buruk itu wajar. Kalimat sederhana seperti, “Ibu tahu suara hujannya bikin kamu takut,” bisa membuat anak merasa dipahami dan lebih tenang.
3. Berikan Penjelasan Sesuai Usia
Anak sering cemas karena belum mengerti apa yang sedang terjadi. Jelaskan tentang hujan, petir, atau angin dengan bahasa sederhana dan sesuai usia. Penjelasan yang tepat membantu anak melihat cuaca ekstrem sebagai fenomena alam yang bisa dihadapi dengan aman bersama orang tua.
4. Libatkan Anak dalam Persiapan
Biarkan anak memilih buku, mainan favorit, atau aktivitas yang bisa dilakukan saat cuaca buruk. Keterlibatan ini memberi anak rasa kontrol dan membuat mereka merasa punya peran, sehingga kecemasan bisa berkurang.
5. Batasi Paparan Media yang Menakutkan
Berita atau video tentang cuaca ekstrem di TV dan media sosial bisa memperparah kecemasan anak. Sebaiknya batasi paparan tersebut, atau dampingi anak sambil menjelaskan bahwa media sering menampilkan kondisi terburuk saja.
6. Jadikan Cuaca Buruk sebagai Momen Menenangkan
Manfaatkan waktu hujan untuk quality time bersama, Moms. Membaca buku, mendengarkan dongeng bisa membantu anak merasa lebih aman dan mengalihkan fokus dari rasa takut.


