Playground Games menegaskan bahwa Fable versi terbaru bukan sekadar kelanjutan dari trilogi lama, melainkan sebuah reboot yang menghadirkan kebebasan penuh bagi pemain. Dunia Albion kini dapat dijelajahi tanpa sistem level-gating, sehingga pemain bebas menentukan arah petualangan mereka. Cerita dimulai dari masa kecil sang karakter utama, yang kemudian menemukan kekuatan heroik sebelum melompat ke fase dewasa.
Motivasi utama sang tokoh muncul ketika desa dan neneknya berubah menjadi batu akibat ulah sosok misterius. Dari sinilah perjalanan epik dimulai, tetapi pemain tetap diberi kebebasan untuk menunda misi utama demi menjelajahi dunia, melakukan aktivitas sampingan, atau sekadar menikmati suasana Albion.
Salah satu inovasi terbesar adalah sistem pertarungan style-weaving, yang memungkinkan perpaduan mulus antara serangan jarak dekat, senjata jarak jauh, dan sihir. Tidak ada lagi sekat kaku; pemain bisa berganti gaya sesuai situasi.
Selain itu, sistem moralitas klasik Fable kini diganti dengan mekanisme reputasi. Alih-alih sekadar memilih jalur baik atau jahat, tindakan pemain akan diamati oleh NPC dan memengaruhi cara mereka berinteraksi. Julukan legendaris seperti Chicken Chaser bisa kembali muncul, tergantung reputasi yang terbentuk.
Playground Games juga menekankan bahwa Albion akan terasa hidup berkat lebih dari 1.000 NPC unik. Setiap karakter memiliki rutinitas, kepribadian, dan interaksi sistemik yang membuat dunia terasa dinamis. Hal ini diharapkan menambah kedalaman pengalaman bermain, karena setiap keputusan pemain dapat berdampak nyata pada komunitas di dalam game.
Fable dikenal dengan nuansa humor khas Inggris, dan versi terbaru ini tidak melupakan akar tersebut. Tim pengembang menyebut Fable sebagai dongeng bukan fantasi, dengan fokus pada cerita moral yang intim dan penuh kejenakaan.
Inspirasi komedi diambil dari serial populer seperti The Office, Peep Show, dan The IT Crowd. Bahkan, beberapa adegan akan menggunakan gaya mockumentary, lengkap dengan wawancara karakter yang menambah lapisan humor segar.
Pemain akan tetap bisa melakukan kustomisasi karakter, membentuk identitas hero sesuai preferensi. Kebebasan bertindak menjadi inti pengalaman, dengan konsekuensi yang terlihat jelas di setiap pemukiman.
Playground Games berjanji akan mengungkap lebih banyak detail terkait cerita, sistem progresi, senjata, eksplorasi, hingga aspek sosial-ekonomi menjelang peluncuran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




