Operasional KRL Commuter Line lintas Tanah Abang–Rangkasbitung kembali berjalan normal setelah sebelumnya terdampak gangguan tiang listrik aliran atas (LAA).
Meski demikian, perjalanan kereta di lintas tersebut masih diberlakukan pembatasan kecepatan demi menjaga keselamatan.
Akibat kejadian itu, KAI Commuter mencatat adanya pembatalan sebanyak 17 perjalanan di lintas Tanah Abang–Rangkasbitung serta penerapan pola operasi satu jalur di segmen Maja–Tigaraksa pada Kamis (22/1).
Karina menjelaskan, hingga Jumat (23/1) siang tadi, lintas Rangkasbitung masih menjalani rekayasa pola operasi dengan penggunaan satu jalur.
“Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan akibat adanya Tiang Listrik Aliran Atas (LAA) yang menjorok ke jalur kereta api, sehingga diperlukan penyesuaian perjalanan demi keselamatan operasional perjalanan Commuter Line,” ujar Karina dalam keterangannya, Jumat (23/1).
KAI Commuter bersama KAI Daop 1 Jakarta kemudian melakukan koordinasi dan perbaikan prasarana. Setelah dilakukan pengukuran dan dinyatakan aman, pada pukul 13.52 WIB, Commuter Line Nomor 1707 diberangkatkan dari Stasiun Maja sebagai kereta pertama yang melintasi area tersebut dengan kecepatan terbatas.
KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna atas pembatalan perjalanan dan rekayasa pola operasi yang sempat terjadi di lintas green line.
“Kami terus memantau kondisi lapangan dan koordinasi intensif dengan petugas di lapangan untuk mengantisipasi berbagai potensi kendala operasional,” ujar Karina.
Pengguna diimbau tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan dan membawa perlengkapan pendukung di musim hujan.
“Di stasiun juga telah disediakan fasilitas pengering payung. Pengguna juga diimbau menjaga ketertiban di stasiun maupun di dalam kereta, serta selalu mengikuti arahan petugas,” tandasnya.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482137/original/093928500_1769162105-Screenshot_20260123_162641_Gallery.jpg)
