Ledakan Aurora Terangi Tiongkok Utara, Xinjiang Saksikan Aurora Merah-Hijau Langka

erabaru.net
2 jam lalu
Cover Berita

Dalam beberapa hari terakhir, fenomena aurora muncul di banyak wilayah utara Tiongkok, termasuk Danau Sayram di Xinjiang, Mohe di Heilongjiang, serta Hulunbuir di Mongolia Dalam. Cahaya aurora yang memukau membelah langit malam dan menarik banyak wisatawan untuk memotret. Di antaranya, Danau Sayram di Xinjiang bahkan menampilkan aurora merah-hijau yang langka.

EtIndonesia. Pada 19 Januari sekitar pukul 02.09 dini hari wilayah aktivitas Matahari melepaskan semburan suar Matahari berkekuatan X1.9. Ini merupakan suar Matahari kelas X pertama yang terjadi pada tahun 2026. Dampaknya, mulai 20 Januari Bumi mengalami badai geomagnetik super besar, sehingga aurora tampak di langit malam di berbagai wilayah.

Pada 21 Januari pagi, seorang mahasiswa bernama Xiao Zhu yang sedang berwisata di Desa Kutub Utara Mohe, Heilongjiang, mengatakan kepada Jimu News bahwa aurora muncul dua kali di Mohe, yakni pada pagi hari dan saat senja 20 Januari.

Foto-foto yang diambil Xiao Zhu menunjukkan langit malam yang gelap diterangi cahaya aurora hijau, dengan tepian disertai kilau merah muda keunguan.

 “Dengan mata telanjang terlihat relatif samar, tetapi hasil jepretan ponsel sangat jelas. Dari sekitar pukul enam sore hingga delapan setengah malam pada 20 Januari adalah yang paling jelas,” ujar Xiao Zhu.

1月21日,有網友在新疆賽裡木湖看到了極光。(來源:小白在路上) pic.twitter.com/1vdH7SiEE4

— 甜甜 (@tiantian108) January 22, 2026

Pada 20 Januari 2026 malam, aurora langka juga muncul di langit Danau Sayram, Xinjiang. Banyak wisatawan yang mengamati atau memotret aurora di tepi danau maupun area terbuka di sekitarnya, dan mengatakan bahwa dengan mata telanjang pun dapat melihat pita cahaya merah atau hijau.

Seorang wisatawan bermarga Liu yang berada di Danau Sayram mengatakan, “Saya melihat orang-orang membagikan pengalaman berburu aurora, jadi saya sengaja berangkat larut malam untuk menunggu. Tidak disangka akhirnya berhasil memotret.” 

Ia mengatakan bahwa sekitar setelah tengah malam, aurora perlahan mulai muncul dengan warna merah. Dengan mata telanjang mungkin tidak terlalu jelas, tetapi dengan mode eksposur panjang pada ponsel, aurora dapat tertangkap dengan baik.

Pada 21 Januari, seorang fotografer perjalanan bernama Adong Dol yang sedang melakukan pemotretan di Danau Sayram mengatakan kepada Cover News bahwa pada 20 Januari malam ia pertama kali mencoba memotret di sekitar Gerbang Timur kawasan wisata, dan hasil gambarnya menunjukkan warna kemerahan. 

Setelah itu, ia berpindah ke area di dalam kawasan dengan polusi cahaya yang lebih rendah, memasang tripod dan melakukan pemotretan eksposur panjang, hingga akhirnya berhasil mengabadikan aurora bak mimpi yang menari di udara dingin malam hari.

Seorang saksi mata lainnya mengatakan, “Ini kami ambil di Kele Yongzhu, sekitar pukul 23.45. Saat itu, dengan mata telanjang sudah bisa melihat warna kemerahan.”

Selain itu, warganet dari wilayah Altay Hemu di Xinjiang serta Hailar, Hulunbuir, Mongolia Dalam, juga membagikan foto dan video fenomena aurora yang mereka saksikan. (Hui)

Sumber : NTDTV.com


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Akses Stasiun Halim Terhambat Banjir Cawang, Ini Jalur Alternatifnya
• 21 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Dolar AS Terangkat Perubahan Sikap Trump terkait Greenland
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pengertian Dewan Perdamaian Gaza Ala Donald Trump, Syarat Masuknya Setor Rp17 Triliun
• 1 jam laludisway.id
thumb
Koleksi Raya 2026 dari Kami.
• 3 jam lalubeautynesia.id
thumb
Prabowo ungkap alasan tak hadiri WEF 2025: Baru dua bulan menjabat
• 18 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.