Prajogo Pangestu Rogoh Rp8,48 Miliar Tambah Muatan Saham BREN

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Konglomerat Prajogo Pangestu menambah muatan saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) miliknya. Prajogo Pangestu mengeluarkan dana sebesar Rp8,48 miliar untuk menambah kepemilikannya di BREN.

Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Prajogo Pangestu melakukan total pembelian sebanyak 900.000 saham pada hari ini, Jumat (23/1/2026). Prajogo Pangestu melakukan total 11 kali pembelian saham BREN hari ini.

Prajogo mengeluarkan total dana sebanyak Rp8,48 miliar dalam pembelian ini. Pembelian ini dilakukan oleh Prajogo pada rentang harga Rp9.275 hingga Rp9.500 per saham. 

“Tujuan transaksi adalah untuk investasi pribadi,” ujar Prajogo Pangestu dalam keterbukaan informasi.

Baca Juga : Prajogo Pangestu Snaps Up Millions of BREN Shares Worth Rp15.46 Billion

Pembelian pertama dilakukan dengan jumlah sebanyak 5.100 dengan harga Rp9.275 per saham. Lalu 60.000 saham pada level Rp9.300 per saham. 

Kemudian sebanyak 51.900 saham dengan harga Rp9.325, sebanyak 72.500 saham dengan harga Rp9.350, dan 125.300 saham dengan harga Rp9.500 per saham. 

Lalu sebanyak 84.200 dengan harga Rp9.400 per saham, kemudian 31.400 saham dengan harga Rp9.425, dan 147.500 per saham dengan harga Rp9.450 per saham. 

Selanjutnya sebesar 278.900 saham dengan harga Rp9.475, dan terakhir sebesar 43.200 saham dengan harga Rp9.375 per saham. 

BARITO RENEWABLES ENERGY TBK - TradingView

Dengan pembelian ini, maka jumlah saham Prajogo Pangestu pada BREN bertambah dari sebelumnya 140,78 juta saham atau sebanyak 0,1052% kepemilikan, menjadi 141,68 juta saham atau sebanyak 0,1059% kepemilikan. 

Adapun pada perdagangan hari ini, Jumat (23/1/2026), saham BREN ditutup melemah 2,11% ke level Rp9.300 per saham. Saham BREN bergerak pada level Rp8.875-Rp9.500 per saham hari ini. 

Sejak awal tahun, investor asing melakukan pembelian bersih terhadap saham BREN di seluruh pasar, dengan nilai Rp434,25 miliar. Saham BREN bergerak pada rentang Rp8.550-Rp9.800 sejak awal 2026 sampai saat ini.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prabowo di World Economic Forum: MBG Memperkuat Ekonomi Indonesia
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Kata-Kata Pertama Diego Campos Setelah Gabung Bali United: Sudah Riset soal Tim, Yakin Bisa Beradaptasi di BRI Super League
• 5 jam lalubola.com
thumb
5 Fakta Mengejutkan Polemik Denada vs Ressa Rizky, Dari Isu Anak Ditawarkan hingga Riwayat Sakit Sejak Bayi
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Geldah Kantor Bupati Pati, KPK Sita Catatan Keuangan-Uang Ratusan Juta
• 50 menit laluidntimes.com
thumb
Dito Ariotedjo Dipanggil KPK Jadi Saksi Dugaan Korupsi Kuota Haji
• 9 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.