Ratusan Jiwa Mengungsi Dampak Genangan Banjir Jakarta

tvrinews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Alfin

TVRINews, Jakarta

Genangan banjir yang melanda Jakarta sejak Kamis, 22 Januari 2026, memaksa ratusan warga mengungsi. BPBD DKI Jakarta mencatat lokasi pengungsian tersebar di Jakarta Barat, Pusat, Timur, dan Utara.

Hingga Jumat, 23 Januari 2026, BPBD DKI Jakarta menyebut, di Jakarta Barat, pengungsian berada di Kelurahan Kedaung Kali Angke, Kota Bambu Selatan, Meruya Selatan, serta Kembangan Selatan. Lokasi pengungsian memanfaatkan masjid, aula rumah susun, majelis taklim, hingga rumah warga. Jumlah pengungsi di wilayah ini mencapai ratusan jiwa dari puluhan kepala keluarga.

Jakarta Pusat membuka sejumlah lokasi pengungsian di Kelurahan Karet Tengsin. Warga menempati RPTRA, aula masjid, PAUD, dan pos RW. Jakarta Timur membuka pengungsian di Kelurahan Cipinang Melayu serta Halim Perdana Kusuma dengan total lebih dari 200 jiwa mengungsi.

Di Jakarta Utara, pengungsian terpusat di Kelurahan Kapuk Muara, tepatnya di Gang Masjid Nurul Jannah, dengan 25 kepala keluarga atau 97 jiwa tercatat mengungsi.

BPBD DKI Jakarta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas, meliputi logistik, layanan kesehatan, serta pemantauan kondisi genangan. Sejumlah wilayah dilaporkan mulai surut, seperti Kelurahan Kuningan Barat, Pela Mampang, Rawa Jati, dan Cilandak Timur.

BPBD mengimbau warga tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas hingga kondisi benar-benar aman.

Menyikapi kondisi tersebut, Gubernur Jakarta Pramono Anung, Jumat telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengatasi banjir. Pemprov bakal melakukan normalisasi Kali Cakung Lama sebagai langkah utama mengatasi banjir di Jakut.

Menurutnya, normalisasi akan menjadi program prioritas penanganan banjir usai ditemukan adanya penyempitan alur (bottleneck) sungai yang menghambat aliran air menuju laut.

“Dan ini menyebabkan beberapa daerah kemudian banjir di antaranya adalah Kelapa Gading, Sukapura, dan Cilincing, Pegangsaan Dua, dan sebagainya,” kata Pramono saat meninjau segmen Sungai Begog dan Pedongkelan di Cilincing, Jakarta Utara, pada Jumat, 23 Januari 2026.

Selain itu, Pramono Anung Wibowo menegaskan tidak ada rencana pembangunan sumur resapan baru sebagai langkah antisipasi banjir di Jakarta. Hal itu disampaikan saat ditemui di kawasan Jakarta Barat, Jumat.

“Jadi saya terus terang tidak ingin memperdebatkan persoalan sumur resapan. Karena apa pun yang bisa dimanfaatkan, kita manfaatkan,” ujar Pramono, Jumat, 23 Januari 2026.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
PSIS Semarang vs Persela Lamongan Menjadi Ajang Pembuktian Profesional Pemain
• 9 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Jangan Iri pada Kehidupan Orang Lain
• 3 jam laluerabaru.net
thumb
CIMB Niaga Umumkan Pengalihan KCP Digital Lounge Surabaya–Pakuwon City Mall
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Banjir Rendam 5 Titik di Tangsel, Ratusan KK Terdampak
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tanggul Kali Angke Jebol, Luapan Air Masuk ke Rumah Warga di Pinang Griya Tangerang
• 8 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.