JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) I Dewa Gede Palguna menegaskan, tidak ada data yang dikarang-karang terkait dengan daftar kehadiran hakim konstitusi yang pengungkapannya diprotes Anwar Usman.
Hal ini Palguna sampaikan merespons keberatan dari hakim konstitusi Anwar Usman yang tidak terima dicap sebagai hakim yang paling sering absen atau bolos.
“Penyampaian laporan akhir tahun yang isinya dibuat apa adanya, tidak ada yang dikarang-karang,” ujar Palguna saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (23/1/2026).
Baca juga: Anwar Usman Tak Terima Laporan MKMK: Saya Tidak Pernah Absen, Apalagi Bolos
Palguna meluruskan soal nomenklatur ‘absen’ atau ‘bolos’ yang disinggung Anwar.
“Yang benar adalah ‘tidak hadir di sidang dan di rapat permusyawaratan hakim (RPH)’. Apakah itu alasannya karena sakit atau tidak, itu datanya ada semua di sistem kami,” imbuhnya.
Kemudian, Palguna juga menjawab keberatan dari Anwar soal pembukaan data kehadirannya ke publik.
Menurut Palguna, data perlu dibuka sebagai pertanggungjawaban MKMK atas hasil kerja yang telah dilaksanakan dalam satu tahun terakhir.
“Kalau tidak dibuka ke publik, lalu bagaimana pertanggungjawaban kinerja kami, MKMK?” katanya.
Palguna menegaskan, tugas dan fungsi MKMK adalah untuk menjaga martabat dan wibawa MK. Sekaligus, untuk menegakkan kode etik dan pedoman perilaku para hakim.
Lebih lanjut, Palguna mengatakan, kehadiran hakim bisa dipantau publik melalui pengucapan dalam sidang.
Baca juga: Pernah Jatuh, Anwar Usman Sebut Dokter Anjurkan Dirinya Pemulihan 1-2 Tahun
Pada bagian akhir putusan selalu disebutkan nama-nama hakim yang mengikuti RPH.
“Siapa yang hadir dalam RPH untuk memutus itu, kapan putusan diucapkan, siapa yang hadir dalam sidang pengucapan, itu anda bisa cermati dalam setiap persidangan. Lalu, cocokkan dengan apa yang kami sampaikan. Ada enggak yang dikarang-karang?” kata Palguna.
Anwar Usman protes absensi yang dibuka MKMKHakim konstitusi Anwar Usman menegaskan dirinya tidak pernah absen tanpa alasan atau bolos dalam persidangan.
Penegasan tersebut disampaikannya ketika mengklarifikasi laporan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) yang menyebutnya sebagai Hakim Konstitusi paling sering absen dalam persidangan.
"Jadi masih banyak keluarga saya yang belum jelas sekali alasan (mengapa absen). Saya mohon maaf nggak pernah (absen), apalagi bolos," tegas Anwar saat ditemui di depan Gedung MK, Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Baca juga: Anwar Usman Tak Terima Laporan soal Sering Absen Sidang Diungkap ke Publik




