Peduli Indonesia Awards 2026 by Herald, Bahas Arah Ekonomi Daerah dan Nasional

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Peduli Indonesia Awards by Herald digelar di Claro Hotel Makassar, Jumat (23/1/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang apresiasi sekaligus forum strategis membaca arah perekonomian daerah dan nasional tahun 2026.

Dalam kegiatan tersebut, panitia akan memberikan sejumlah penghargaan, di antaranya Pemimpin Daerah Terbaik, Korporasi Terbaik, serta Tokoh Inspirasi, kepada figur dan institusi yang dinilai memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan perekonomian.

Acara diawali dengan pembacaan doa, kemudian dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Sulawesi Selatan, Sultan Rakib.

Dalam sambutannya, Sultan menyampaikan permohonan maaf karena Kepala Dinas Kominfo Sulsel berhalangan hadir.

“Melalui forum ini, kami berharap lahir gagasan-gagasan segar dan kolaborasi lintas sektor yang mampu menjaga serta memperkuat ketahanan ekonomi,” ujar Sultan Rakib.

Ia menegaskan, penghargaan yang diberikan bukan sekadar bentuk apresiasi formal, melainkan pengakuan atas kontribusi nyata para penerima award.

“Semoga penghargaan ini menjadi pemacu semangat untuk terus meningkatkan kualitas kinerja,” tambahnya.

Selain penganugerahan penghargaan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan diskusi Outlook Ekonomi 2026, yang membahas bagaimana kebijakan nasional diterapkan di daerah serta peran dunia usaha dalam menopang pertumbuhan ekonomi.

Diskusi menghadirkan tiga narasumber, yakni Ketua IWAPI Sulsel Dr. Apt. Hj. Ainun Jariah, Ketua Kadin Sulsel, Drs. Andi Sulaiman, serta Ekonom Sulsel Prof. Marsuki DEA.

Ketua Kadin Sulsel, Drs. Andi Sulaiman, memaparkan, arah ekonomi daerah pada 2026 masih menunjukkan tren positif.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan berada di kisaran 5,8 persen, meski dibayangi risiko global seperti dinamika geopolitik internasional.

“Namun, kebijakan pemerintah yang mendorong sektor-sektor produktif tetap menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi, termasuk di daerah,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua IWAPI Sulsel Dr. Apt. Hj. Ainun Jariah menyoroti peran perempuan dalam menggerakkan perekonomian Sulawesi Selatan.

Ia menyebut, aktivitas ekonomi di daerah saat ini banyak didominasi oleh pelaku usaha perempuan.

Narasumber, Ekonom Sulsel Prof. Marsuki DEA, pembangunan ekonomi tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan saling dukung dan kerja bersama lintas sektor agar Sulawesi Selatan mampu tumbuh berkelanjutan dan berdaya saing.

Kegiatan ini mendapat perhatian dari berbagai kalangan, mulai dari pelaku usaha, birokrasi, hingga organisasi masyarakat, sebagai ruang bertemunya gagasan dan kolaborasi menghadapi tantangan ekonomi ke depan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Target Laba Rp1 Triliun, Pramono Dorong Bank Jakarta IPO Tahun Ini
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
PAM Jaya Sebut 80 Persen Warga Jakarta Sudah Akses Air Minum Perpipaan
• 3 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Menlu tegaskan Board of Peace tak gantikan peran PBB
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Tampilan OPPO Find X9 Ultra Terungkap, Andalkan Kamera Super 200MP
• 53 menit lalumerahputih.com
thumb
Bahlil Laporkan Realisasi Anggaran ESDM Capai Rp 13,19 Triliun di 2025
• 11 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.