Belum Juga Diresmikan Persib, Layvin Kurzawa Sudah Dihantam Kenyataan Pahit di Super League

tvonenews.com
1 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Nama besar Layvin Kurzawa langsung mengundang perhatian publik sepak bola Indonesia.

Statusnya sebagai mantan pemain Paris Saint-Germain (PSG) membuat kedatangannya ke Persib Bandung terasa spesial.

Namun, di balik gegap gempita itu, Kurzawa sudah lebih dulu menghadapi kenyataan yang tak sepenuhnya manis, bahkan sebelum resmi diperkenalkan sebagai pemain anyar Maung Bandung.

Layvin Kurzawa kabarnya sudah tiba di Bandung di tengah rumor ke Persib
Sumber :
  • Instagram @jerseyudinn/@kurzawa

Layvin Kurzawa gagal menyandang status pemain termahal di Super League 2025–2026.

Sebuah fakta yang cukup mengejutkan, mengingat rekam jejaknya di level elite Eropa.

Bek asal Prancis itu “hanya” menempati posisi kedua dalam daftar pemain dengan nilai pasar tertinggi di kompetisi kasta teratas Indonesia musim ini.

Menurut data terbaru, nilai pasar Layvin Kurzawa berada di angka 700 ribu euro atau sekitar Rp13,4 miliar.

Angka tersebut memang terbilang besar untuk ukuran Super League, tetapi tetap belum cukup untuk mengantarkannya ke singgasana teratas.

Ironisnya, Kurzawa justru kalah mahal dari rekan setimnya sendiri di Persib Bandung, Thom Haye.

Pemain Persib Bandung, Thom Haye di Super League Indonesia
Sumber :
  • x.com/persib

Gelandang Timnas Indonesia itu saat ini memegang status pemain dengan nilai pasar tertinggi di Super League 2025–2026, yakni 1 juta euro atau setara Rp19,7 miliar.

Situasi ini membuat Kurzawa harus menerima kenyataan pahit: nama besar dan pengalaman bermain di PSG tak otomatis membuatnya jadi yang termahal di Indonesia.

Tak hanya itu, nilai pasar Kurzawa juga hanya sedikit di atas kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho.

Bek Timnas Indonesia tersebut menempati posisi ketiga dengan nilai pasar 650 ribu euro atau sekitar Rp12,8 miliar.

Tembus Nominasi Puskas Award, Rizky Ridho Jadi Pemain Lokal Termahal Super League!
Sumber :
  • instagram Rizky Ridho

Penurunan nilai pasar Kurzawa bukan tanpa alasan. Faktor usia menjadi sorotan utama.

Di usia 33 tahun, Kurzawa tak lagi berada di fase emas karier seorang pesepakbola.

Bandingkan dengan Thom Haye maupun Rizky Ridho yang masih berada di usia produktif dan memiliki prospek jangka panjang lebih cerah.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Banjir Menggenang di Sejumlah Ruas Jalan Jakarta, Semua Anggota Polisi Siaga untuk Lakukan Evakuasi
• 15 jam lalumerahputih.com
thumb
Pakai Tactical Floor Game, Petugas Haji Wajib Atur Waktu di Armuzna
• 2 jam laluidntimes.com
thumb
RI Gabung Board of Peace Bentukan Trump, Pemerintah Diingatkan Fokus Perdamaian Palestina
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Aldila Sutjiadi Terhenti di Babak Kedua Australian Open 2026
• 11 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Status Tanggap Darurat Bencana di Aceh Diperpanjang Lagi hingga 29 Januari
• 21 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.