Amazon Kembali Lakukan PHK Pekan Depan, Target 30.000 Karyawan

medcom.id
1 jam lalu
Cover Berita
San Francisco: Amazon berencana melakukan pemutusan hubungan kerja putaran kedua pekan depan sebagai bagian dari tujuan yang lebih luas untuk mengurangi sekitar 30.000 pekerja korporasi. Kabar ini terungkap dari dua orang yang mengetahui masalah ini.
 
Melansir Channel News Asia, Jumat, 23 Januari 2026, pada bulan Oktober, perusahaan tersebut memangkas sekitar 14.000 pekerjaan kerah putih, sekitar setengah dari target 30.000 yang pertama kali dilaporkan oleh Reuters.
 
Jumlah total kali ini diperkirakan hampir sama dengan tahun lalu dan dapat dimulai paling cepat Selasa, 27 Januari 2026, kata orang-orang tersebut, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena mereka tidak berwenang untuk membahas rencana Amazon.

Juru bicara Amazon menolak berkomentar.
  Baca juga: Tak Lagi Penuhi Kriteria, Amazon Dicabut dari Daftar Pemungut PPN PMSE
Pekerjaan di Amazon Web Services, ritel, Prime Video, dan sumber daya manusia atau yang dikenal sebagai People Experience and Technology dikabarkan akan terkena pemangkasan tersebut. Orang-orang tersebut memperingatkan bahwa detail rencana Amazon dapat berubah.
 
Namun, CEO Andy Jassy kemudian mengatakan kepada analis selama konferensi pendapatan kuartal ketiga perusahaan bahwa pengurangan tersebut sebenarnya bukan didorong oleh faktor keuangan dan bahkan bukan didorong oleh AI. Sebaliknya, katanya, itu adalah budaya yang berarti perusahaan memiliki terlalu banyak birokrasi.
 
"Anda akhirnya memiliki lebih banyak orang daripada sebelumnya, dan Anda akhirnya memiliki lebih banyak lapisan," katanya.
 
Jassy sebelumnya mengatakan pada tahun 2025 bahwa ia memperkirakan tenaga kerja korporat Amazon akan menyusut seiring waktu sebagai hasil dari efisiensi yang diperoleh dari penggunaan AI.
 
Perusahaan semakin banyak menggunakan AI untuk menulis kode untuk perangkat lunak mereka dan mengadopsi agen AI yang mengotomatiskan tugas-tugas rutin, karena mereka berupaya menghemat biaya dan mengurangi ketergantungan pada manusia.
 
Amazon juga mempromosikan model AI terbarunya selama konferensi komputasi awan AWS tahunannya pada bulan Desember.
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Komdigi: Elon Musk Bisa Dijerat UU ITE
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Di WEF Davos, Anindya Bakrie Sebut Elektrifikasi Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi RI
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Akui Menyesal, Insanul Fahmi Minta Maaf Secara Terbuka ke Istri Sah
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Komika Pandji Pragiwaksono Kembali Dipolisikan Buntut Mens Rea, Ini Aduan Pasalnya
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Pasar Asia Menghijau Jelang Keputusan Bank of Japan, IHSG Dibuka Naik ke 9.030
• 16 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.