15 WNA Filipina Terombang-Ambing di Laut Selama 13 Hari, Imigrasi Palu Segera Lakukan Pemulangan

pantau.com
12 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu akan segera memulangkan 15 Warga Negara Asing (WNA) asal Filipina yang sebelumnya ditemukan terdampar di perairan Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Muhammad Akmal, menyatakan bahwa pihaknya telah mengirimkan tim ke Kabupaten Buol untuk melakukan pendataan dan wawancara terhadap para WNA tersebut.

"Setelah kami berkoordinasi dengan Konsulat Filipina di Manado, segera kami pulangkan mereka ke negara asal," ungkapnya.

Kronologi Penyelamatan dan Kondisi Para WNA

Sebelumnya, sebanyak 15 WNA ditemukan oleh nelayan asal Kabupaten Buol pada Kamis, 22 Januari, sekitar pukul 08.00 WITA, ketika sedang melaut di sekitar 72 mil dari Kelurahan Buol.

Kasi Humas Polres Buol, Iptu Ridwan, menjelaskan bahwa para nelayan menemukan sebuah perahu dalam kondisi rusak di tengah laut dan mengevakuasi seluruh penumpang.

"Para nelayan kemudian mengevakuasi seluruh penumpang ke perahu nelayan dan menarik perahu yang digunakan para WNA menuju daratan," ia mengungkapkan.

Perjalanan menuju darat memakan waktu sekitar 10 jam, dan mereka tiba di Dermaga Poyapi, Buol, sekitar pukul 18.00 WITA.

Para WNA kemudian ditampung sementara di rumah warga sekitar dermaga sebelum dievakuasi lebih lanjut.

Ridwan menjelaskan bahwa dari 15 orang tersebut, terdiri atas satu laki-laki dewasa, enam perempuan dewasa, enam anak perempuan, dan dua anak laki-laki.

Salah satu WNA menyampaikan bahwa mereka merupakan warga Filipina yang bekerja di wilayah Sampurna, Sabah, Malaysia, dan hendak kembali ke Filipina.

Namun, perahu yang mereka gunakan diterjang ombak dan mengalami kerusakan, sehingga mereka terombang-ambing di laut selama kurang lebih 13 hari.

Setelah laporan diterima, jajaran Polres Buol berkoordinasi dengan TNI AL, BPBD, dan pemerintah daerah untuk penanganan lebih lanjut.

"Seluruh WNA kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Mokoyorli Buol guna menjalani pemeriksaan kesehatan dan mendapatkan perawatan," jelas Ridwan.

Proses Verifikasi Identitas dan Rencana Pemulangan

Muhammad Akmal menjelaskan bahwa pendataan dilakukan untuk memastikan identitas dan kewarganegaraan masing-masing WNA sebelum proses pemulangan dilakukan.

Konsulat Filipina di Manado akan melakukan wawancara langsung dalam bahasa Filipina guna memastikan status kewarganegaraan mereka.

"Jika hasil wawancara menyatakan mereka warga negara Filipina, maka akan segera diproses pemulangannya. Namun, apabila terbukti berasal dari negara lain, penanganan akan disesuaikan dengan negara asal masing-masing," katanya.

Proses pemulangan para WNA tersebut kini menunggu hasil verifikasi akhir dari pihak Konsulat.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BNPB: Banjir Hampir Merata di Banten, NTB, dan Jakarta Hari Ini
• 19 jam lalunarasi.tv
thumb
Bareskrim Geledah Kantor Dana Syariah Indonesia Terkait Dugaan Fraud
• 23 jam laluidntimes.com
thumb
Awal Mula Kezia Syifa Gabung Tentara AS dan Masa Depan Kewarganegaraan
• 7 jam laludetik.com
thumb
Pemkot Depok Ingatkan Warga Waspadai Potensi Banjir dan Longsor
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Link Live Streaming Semifinal Indonesia Masters 2026 Hari Ini: Perang Saudara Kembali Tersaji di Ganda Putra
• 5 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.