Ekoteologi Harus Menjadi Perilaku Nyata

mediaindonesia.com
11 jam lalu
Cover Berita

DIREKTUR Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama, Abu Rokhmad, menyampaikan ekoteologi tidak boleh berhenti sebagai wacana, tetapi harus menjadi perilaku nyata umat dalam kehidupan sehari-hari. 

“Ekoteologi adalah bagian dari nilai keislaman. Iman tidak hanya tercermin dalam ibadah ritual, tetapi juga dalam kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ditjen Bimas Islam di Jakarta, Kamis (22/1).

Ia mengungkapkan pihaknya telah menjalankan sejumlah program berbasis lingkungan. Salah satunya pembangunan 154 KUA dengan konsep green building yang ramah lingkungan. Selain itu, terdapat program wakaf pohon yang melibatkan 1,5 juta calon pengantin, serta pengembangan Hutan Wakaf seluas 40 hektare di 11 lokasi yang disinergikan dengan IPB, MOSAIC, dan Badan Wakaf Indonesia (BWI).

Baca juga : Konsep Ekoteologi, Manusia dan Lingkungan Punya Hak Sama 

Abu Rokhmad juga menekankan peran masjid sebagai pusat edukasi ekoteologi. Saat ini, terdapat 1.507 masjid pilot yang dikembangkan sebagai masjid ramah lingkungan. “Masjid bukan hanya pusat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat dan kesadaran ekologis,” katanya.

Gerakan ekoteologi juga digerakkan melalui Majelis Taklim dengan program penanaman satu juta pohon matoa, sebagai upaya menumbuhkan kepedulian lingkungan di tingkat komunitas.

Pada aspek akademik dan penguatan narasi keagamaan, Kemenag menggelar International Conference on Islamic Ecotheology for The Future of The Earth yang melibatkan para pakar dan akademisi. Abu Rokhmad menilai konferensi tersebut penting untuk memperkuat landasan ilmiah dan literasi ekoteologi.

“Pesan lingkungan harus menjadi bagian dari ajaran agama yang mudah dipahami dan diamalkan,” tandasnya. (M-3)

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Macron dan Prabowo Bahas Kemitraan Strategis di Istana Élysée
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Beasiswa S2 Double Degree Kemenag Dibuka, Cek Syarat-Jadwal Seleksinya
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
WIKA Beton (WTON) Dukung Proyek MRT Fase 2A Senilai Rp409 Miliar
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Eks Menpora Dito Ungkap Alasan Gus Yaqut Tak Ikut Jokowi ke Arab Saudi Saat Bahas Kuota Haji
• 20 jam lalusuara.com
thumb
Sedang Berlangsung! Live di ANTV: Duel Serie A Inter Milan vs Pisa, Ujian untuk Sang Capolista
• 10 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.