Kuala Lumpur (ANTARA) - Amazon Web Services (AWS) telah menandatangani perjanjian senilai 4,3 juta ringgit (sekitar 1,06 juta dolar AS) dengan Exabytes untuk membekali ratusan warga Malaysia, khususnya dari kalangan penghasilan rendah dan menengah, dengan keterampilan komputasi awan dan kecerdasan buatan (AI) guna memenuhi permintaan tenaga kerja digital yang berkembang pesat.
Kedua belah pihak mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Kamis (22/1) bahwa berdasarkan perjanjian itu, AWS akan menyediakan pendanaan untuk Exabytes dari 2026 hingga 2028. Pencairan dana dilakukan sesuai hasil program yang terukur, termasuk kelulusan siswa, sertifikasi AWS yang diraih, dan keberhasilan penempatan kerja.
Inisiatif ini mencakup mekanisme pelaporan yang kuat untuk memastikan transparansi dan memantau dampak sosial dari program tersebut.
Semua lulusan yang memenuhi standar kinerja akan dapat menjelajahi peluang kerja melalui program magang dan penempatan kerja purnawaktu di Exabytes serta jaringan mitranya.
Kedua belah pihak mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Kamis (22/1) bahwa berdasarkan perjanjian itu, AWS akan menyediakan pendanaan untuk Exabytes dari 2026 hingga 2028. Pencairan dana dilakukan sesuai hasil program yang terukur, termasuk kelulusan siswa, sertifikasi AWS yang diraih, dan keberhasilan penempatan kerja.
Inisiatif ini mencakup mekanisme pelaporan yang kuat untuk memastikan transparansi dan memantau dampak sosial dari program tersebut.
Semua lulusan yang memenuhi standar kinerja akan dapat menjelajahi peluang kerja melalui program magang dan penempatan kerja purnawaktu di Exabytes serta jaringan mitranya.




