Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), telah rampung 100%.
Penyelesaian pembangunan berfokus pada penyempurnaan kualitas sarana dan prasarana, sesuai arahan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) RI Sakti Wahyu Trenggono saat kunjungan kerja awal Januari lalu.
Trenggono mengungkapkan program KNMP merupakan bentuk upaya dalam mendorong transformasi kawasan pesisir melalui pembangunan sarana prasarana perikanan terintegrasi, serta sebagai upaya penguatan peran koperasi dan masyarakat nelayan.
Arahan tersebut menjadi dasar percepatan sekaligus penguatan mutu pekerjaan, terutama pada detail bangunan dan fungsi fasilitas agar siap dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat nelayan.
"Penyelesaian pembangunan KNMP Poncosari tidak hanya mengejar target waktu, tetapi memastikan seluruh fasilitas memenuhi standar kualitas dan fungsi yang dibutuhkan nelayan," ujar Ketua Tim Koordinasi Pelaksanaan Pembangunan KNMP, Trian Yunanda, dalam keterangan tertulis, Jumat (23/1/2026).
Trian merinci seluruh item pekerjaan fisik di KNMP Poncosari telah mencapai 100%, termasuk infrastruktur bangunan, sarana prasarana rantai dingin, serta fasilitas pendukung aktivitas perikanan dan ekonomi nelayan.
Fasilitas yang telah rampung meliputi kantor pengelola, kios perbekalan, gudang beku portabel, pabrik es portabel, shelter coolbox, bengkel nelayan, balai nelayan, sentra kuliner, hingga shelter perbaikan jaring.
Sementara itu, sarana rantai dingin seperti gudang beku portabel dan pabrik es portabel telah disiapkan untuk mendukung distribusi dan penyimpanan hasil tangkapan.
KNMP Poncosari menjadi salah satu lokasi yang selesai sesuai target dalam pembangunan tahap pertama KNMP tahun 2025.
Penyelesaian ini diharapkan segera dilanjutkan ke tahap pemanfaatan dan pengelolaan oleh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), sehingga manfaat ekonomi dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.
Lihat juga Video: Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Ditargetkan Rampung Akhir 2025
(akd/akd)



