Liputan6.com, Jakarta - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) resmi menutup Operasi SAR pencarian korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di wilayah pegunungan Bulusaraung pada hari ketujuh pelaksanaan.
Kepala Basarnas RI Mohammad Syafii mengatakan, keputusan penutupan operasi diambil setelah seluruh korban yang ditemukan berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI).
Advertisement
“Malam hari ini. Saya selaku Kepala Badan SAR Nasional, selaku SAR Coordinator, mendeclare bahwa operasi pencarian dan evakuasi terhadap kecelakaan pesawat ATR saya nyatakan selesai,” kata Syafii saat konferensi pers di Kantor Basarnas Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat malam.
Ia menjelaskan, pada hari ketujuh Operasi SAR, tim berhasil menemukan tujuh body pack, terdiri atas enam kantong berisi jenazah utuh dan satu kantong berisi potongan tubuh (body part). Seluruhnya telah diserahkan ke tim DVI untuk proses identifikasi.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481729/original/081739900_1769144170-daan4.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482790/original/074854600_1769251170-Pertamina.webp)
