Bareskrim Ungkap Modus Proyek Fiktif di Balik Dugaan Fraud Dana Syariah Indonesia

detik.com
16 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Bareskrim Polri mengungkap indikasi kecurangan (fraud) dalam dugaan kasus gagal bayar platform investasi PT Dana Syariah Indonesia (DSI) kepada para pemberi pinjaman (lender). Salah satu modus yang digunakan PT DSI adalah membuat proyek fiktif dari data peminjam (borrower) yang sudah ada.

"Salah satunya adalah dengan modus penggunaan proyek fiktif dengan menggunakan data atau informasi borrower existing," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026).

Baca juga: Bareskrim Ungkap Kasus Gagal Bayar Dana Syariah Indonesia Capai Rp 2,4 T

Data itu kemudian dicatut oleh PT DSI dan seolah-olah memiliki proyek baru yang kemudian ditawarkan kepada masyarakat untuk ikut memberi dana investasi.

"Borrower yang tidak dikonfirmasi atau diverifikasi sebelumnya oleh PT DSI, digunakan kembali oleh PT DSI untuk dilekatkan kepada proyek-proyek fiktif yang dibuat oleh PT DSI," jelas Ade Safri.

"Itulah yang kemudian membuat para lender ini tertarik, bahwa ada proyek-proyek yang membutuhkan pembiayaan dan mereka masuk untuk melakukan investasi," lanjutnya.

Baca juga: Komisi III DPR Dukung Polri Ungkap Kasus Gagal Bayar DSI: Telusuri Asetnya

Dugaan penipuan ini mulai terendus ketika para korban hendak menarik dana investasi beserta imbal balik yang dijanjikan. Namun penarikan tidak bisa dilakukan.

"Ketika jatuh temponya, tidak bisa melakukan penarikan. Baik modal pokok maupun imbal hasil yang dijanjikan oleh PT DSI sekitar 16 sampai 18 persen terhadap lender," tuturnya.




(ond/fca)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
5 Berita Populer: Film Sinners di Panggung Oscar; Pemeriksaan Doktif Ditunda
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Brimob Polda Sumut Bangun Huntara di Tapsel, 4 Rumah Sedang Dikerjakan
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
OJK Sebut Total Pembiayaan UMKM Capai Rp 1.494 T per November 2025
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Seluruh Jenazah Ditemukan, Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 Dinyatakan Selesai
• 19 jam laludetik.com
thumb
Polisi Ungkap Kondisi Lula Lahfah Saat Ditemukan Meninggal
• 20 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.