Bisnis.com, JAKARTA — Freeport-McMoRan Inc (FCX) mengungkapkan cadangan tembaga dan emas di tambang bawah tanah Kucing Liar, Grasberg, Papua Tengah, meningkat dari prakiraan awal.
Presiden dan Chief Executive Officer FCX Kathleen Quirk menuturkan, cadangan emas di tambang PT Freeport Indonesia (PTFI) tersebut mencapai 8 juta ounce hingga 2041, sementara cadangan tembaga mencapai 8 miliar pound.
Angka tersebut lebih tinggi dibanding perkiraan sebelumnya, yakni 6 juta ounce untuk emas dan 7 miliar pound tembaga.
"Berdasarkan desain baru, produksi rata-rata Kucing Liar pada kapasitas penuh akan mencapai sekitar 750 juta pound tembaga dan 735.000 ounce emas, peningkatan lebih dari 35% dari perkiraan sebelumnya," ucap Quirk melalui pernyataan resminya, dikutip Sabtu (24/1/2026).
Dia mengatakan, PTFI telah menggelontorkan dana sekitar US$1,1 miliar atau setara Rp18,52 triliun (asumsi kurs Rp16.838 per US$) untuk pengembangan tambang Kucing Liar per 31 Desember 2025.
Quirk memperkirakan suntikan modal itu bakal terus bertambah menjadi US$4 miliar atau sekitar Rp134,6 triliun hingga 2033.
PTFI sebelumnya, mengungkapkan bahwa operasional tambang bawah tanah Kucing Liar akan mundur setahun dikarenakan insiden longsor di tambang Grasberg Block Cave (GBC).
Presiden Direktur PTFI Tony Wenas mengatakan, Kucing Liar merupakan area tambang bawah tanah keempat di kompleks Grasberg. Saat ini, proyek tersebut masih dalam tahap pengembangan.
"Kucing Liar ini dia akan mulai tadinya kita rencanakan untuk bisa dimulai di tahun 2028. Namun, akan mundur kira-kira 1 tahun karena ada insiden yang terjadi," kata Tony dalam rapat dengar pendapat Komisi VI DPR RI (24/11/2025) lalu.
Tony menyebutkan bahwa tambang Kucing Liar akan berproduksi pada 2029. Dengan demikian, pihaknya meyakini pada tahun tersebut produksi dari tambang Grasberg akan lebih tinggi.
Baca Juga
- Produksi Tembaga dan Emas Freeport Anjlok Hampir 50% Sepanjang 2025
- Freeport Tak Kunjung Ajukan Perpanjangan Kontrak, Begini Progresnya
- Rosan Sebut Pemda Papua Berpeluang Tambah Kepemilikan Saham Freeport





