IHSG berhasil menembus rekor tertinggi sepanjang massa pekan ini. Namun, berakhir melemah 1,37 persen ke 8.951.
IDXChannel - Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 19 hingga 23 Januari 2026 menunjukkan performa yang dinamis. Meski ditutup bervariasi, pasar modal Indonesia sempat mengukir sejarah baru dengan menyentuh level tertinggi sepanjang masa pada pertengahan pekan.
Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad memaparkan bahwa pasar modal Indonesia mencatatkan tonggak sejarah penting pada Selasa (20/1/2026), di mana IHSG berhasil menembus rekor tertinggi sepanjang massa atau all time high (ATH).
"Selama sepekan ini, IHSG sempat menyentuh level tertinggi sepanjang masa, yaitu ditutup pada posisi 9.134,700 pada Selasa (20/1)," ujar Kautsar Primadi Nurahmad dalam keterangan resminya, dikutip Sabtu (24/1/2026).
Meski begitu, berdasarkan data BEI, IHSG pada pekan ini melemah 1,37 persen sehingga ditutup pada level 8.951,01 dari posisi pekan lalu 9.075,40.
Rata-rata volume transaksi harian bursa mencatatkan kenaikan tertinggi pekan ini, yakni sebesar 9,32 persen. Jumlah saham yang diperdagangkan melonjak menjadi 65,73 miliar lembar saham, naik dari 60,13 miliar lembar saham pada periode pekan lalu.
Sejalan dengan volume, rata-rata nilai transaksi harian juga ikut terkerek naik sebesar 3,59 persen menjadi Rp33,85 triliun dari angka sebelumnya Rp32,67 triliun.
Namun, rata-rata frekuensi transaksi harian justru terkoreksi tipis sebesar 2,66 persen menjadi 3,75 juta kali transaksi per hari.
Kepercayaan investor mancanegara terhadap prospek ekonomi nasional tetap terjaga dengan baik. Pada perdagangan Jumat (23/1/2025), investor asing mencatatkan nilai beli bersih (net buy) sebesar Rp759 miliar.
Secara akumulatif, sepanjang 2026 ini, investor asing telah membukukan nilai beli bersih yang cukup besar di pasar saham Indonesia.
"Investor asing pada Jumat mencatatkan nilai beli bersih Rp759 miliar dan sepanjang tahun 2026 ini mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp4,05 triliun," kata Kautsar.
(Febrina Ratna Iskana)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481729/original/081739900_1769144170-daan4.jpg)