CELEBESMEDIA.ID, Makassar — Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport dengan registrasi PK-THT yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, wilayah Pangkep–Maros, Sulawesi Selatan, resmi ditutup pada Jumat malam (23/1).
Pesawat tersebut diketahui sedang menjalankan misi pemantauan perairan Indonesia dengan rute Yogyakarta–Makassar sebelum mengalami kecelakaan di tengah kondisi cuaca ekstrem pada Sabtu (17/1).
Dalam penerbangan tersebut terdapat 10 orang, terdiri dari tujuh awak pesawat dan tiga penumpang.
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menyampaikan bahwa hingga hari terakhir operasi, tim SAR gabungan berhasil menemukan total 11 kantong jenazah.
“Seluruh paket (kantong jenazah) yang ditemukan telah dievakuasi dan diserahkan kepada Bidokkes Polda Sulawesi Selatan untuk dilakukan proses identifikasi sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ujar Mohammad Syafii.
Selain mengevakuasi korban, tim SAR gabungan juga berhasil menemukan kotak hitam atau black box pesawat pada hari kelima operasi, Jumat (23/1).
Perangkat penting tersebut telah diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk keperluan investigasi lebih lanjut.
“Black box yang ditemukan saat ini sedang ditangani oleh KNKT untuk proses investigasi guna mengetahui penyebab kecelakaan pesawat secara teknis,” tambahnya.
Meski demikian, Basarnas menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu hasil resmi proses identifikasi dari KNKT dan tim forensik guna memastikan kesesuaian jumlah korban dengan data manifest penumpang.
“Apabila nantinya hasil identifikasi menyatakan bahwa jumlah paket yang ditemukan tidak sesuai dengan data manifest penumpang, maka Operasi SAR dapat dibuka kembali untuk dilakukan pencarian lanjutan,” tegasnya.
Hingga Sabtu (24/1) pagi, sudah ada 3 penumpang yang berhasil diidentifikasi yakni pramugari Florencia Lolita Wibisono (33), staf Kementerian Kelautan dan Perikanan Deden Maulana dan pramugari Esther Aprilita (26). Ketiga jenazah telah diserahkan ke pihak keluarga.
Laporan: Rifki



