Tegas! TNI AU Bakal Gunakan Tanah SGC di Lampung untuk Bangun Pusat Komando Pendidikan hingga Pasgat

disway.id
12 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- TNI Angkatan Udara (AU) menegaskan bahwa tanah yang sebelumnya dikuasai olrh enam anak usaha PT Sugar Group Companies (SGC) di Lampung akan digunakan untuk pemnangunan Komando Pendidikan hingga Satuan Pasukan Gerakan Cepat (Pasgat).

Hal itu ditegaskan Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU), Marsekal TNI M. Tonny Harjonp di Kejaksaan Agung, dikutip Jumat, 23 Januari 2026.

BACA JUGA:Kelme Singkirkan 7 Merek Ternama, Resmi Jadi Apparel Timnas Indonesia Selama 4 Tahun

BACA JUGA:Menteri PU Tinjau Lokasi Penanganan Banjir Aek Garoga, Fokus Mitigasi Jangka Panjang

KASAU bilang, lahan seluas 85 ribu hektare itu rencananya akan digunakan sebagai lokasi pembangunan Komando Pendidikan serta Satuan Pasukan Gerak Cepat (Pasgat).

Pasalnya, lahan tersebut memiliki nilai strategis tinggi bagi pengembangan kekuatan dan organisasi TNI AU. 

Pemanfaatan lahan itu, kata KASAU, merupakan bagian dari rencana validasi dan pengembangan organisasi Angkatan Udara.

"Kami merencanakan membangun Komando Pendidikan di sana dan Satuan Pasgat, pengembangan dari validasi organisasi," ujar Tonny.

Selain pembangunan satuan, kawasan tersebut juga akan difungsikan sebagai daerah latihan militer. 

BACA JUGA:Indonesia Darurat Gagal Ginjal dan Stroke, Kemenkes Rombak Total Aturan Berobat di Puskesmas!

Sejumlah satuan TNI AU direncanakan akan melaksanakan kegiatan latihan di wilayah tersebut. Termasuk latihan juga akan digelar di Lampung.

"Daerah tersebut nantinya akan dibangun beberapa satuan dan dijadikan daerah latihan. Setelah ini, kami akan melaksanakan latihan di daerah Lampung," tutur KASAU.

Sebelumnya, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mencabut Sertifkat Hak Guna Bangunan (SHGU) milik Sugar Group Companies (SGC) di Lampung.

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid mengatakan, pencabutan izin itu merupakan hasil tindak lanjuy dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada tahum 2015 dan 2019, serta Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) 2022.

"Ditemukan adanya hak guna usaha atau sertifikat HGU seluas 85.244,925 hektar yang terbit atas nama PT Sweet Indo Lampung dan kawan kawan, ada 6 entitas lainya tapi satu grup," ujar Nusron di Kejaksaan Agung, Rabu, 21 Januari 2026.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Selebgram Lula Lahfah Ditemukan Meninggal Dunia di Apartemen Jakarta Selatan
• 11 jam lalutvrinews.com
thumb
LPDP Tahap 1 2026 Siapkan 5.750 Kuota, Ini Informasi Lengkapnya, Mulai Syarat Pendaftaran hingga Jadwal
• 23 jam lalufajar.co.id
thumb
Daftar Klub Bola Terkaya 2025: Real Madrid Tembus Rp22,91 Triliun, Liverpool Salip MU
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Satu Dekade Program Insan Komitmen Pemerintah Bangun Internet Sehat dan Ruang Digital Ramah Anak
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tangis Tim SAR Pecah, Korban ke-10 Kecelakaan Pesawat ATR Ditemukan
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.