JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menyebut tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh Lula Lahfah, influencer yang ditemukan meninggal di kamar apartemen wilayah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026).
"Tidak ada tanda-tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI," ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Murodih dalam keterangannya, Sabtu (24/1/2026).
Baca juga: Lula Lahfah Ditemukan dalam Posisi Telentang, Kamar Dikunci dari Dalam
Ia menjelaskan, obat-obatan tersebut ditemukan saat dokter pribadinya Lula datang dan mengecek kondisi influencer tersebut.
"Pukul 19.23 WIB dokter tiba untuk mengecek korban dan ditemukan obat," kata dia.
Lula ditemukan dalam kondisi telentang di atas tempat tidur, berselimut, dengan pintu kamar terkunci dari dalam.
Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan tidak bernapas.
Meski tidak ditemukan tanda kekerasan, polisi memastikan penyelidikan tetap dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.
"Untuk penyebab kematian masih kami selidiki. Kami menunggu hasil visum dari rumah sakit,” ucap dia.
Diketahui, setelah dilakukan olah TKP dan pemeriksaan awal, jenazah korban dievakuasi ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan, guna menjalani visum.
Baca juga: Lula Lahfah Ditemukan Meninggal oleh Sekuriti Apartemen Jumat Malam
Tim identifikasi dari Polres Metro Jakarta Selatan juga telah melakukan pemeriksaan terhadap jenazah dan lokasi kejadian.
Selain itu polisi juga meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk asisten rumah tangga dan rekan korban, guna melengkapi proses penyelidikan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang