JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi kemunculan dua bibit siklon tropis sekaligus, yakni 91S dan 92P, yang mengapit wilayah Indonesia. Fenomena ini memicu peringatan dini cuaca ekstrem berupa hujan lebat hingga angin kencang di sejumlah provinsi untuk periode Sabtu (24/1/2026).
Prakirawan BMKG, Diah Ayu, mengungkapkan bahwa dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi secara signifikan oleh keberadaan Bibit Siklon Tropis 91S yang terpantau di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat (NTB). Sistem ini memiliki tekanan udara minimum 1001 hPa dengan kecepatan angin maksimum mencapai 50 knot.
Menurut Diah, potensi bibit 91S untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam kurun waktu 24 hingga 48 jam ke depan masuk dalam kategori tinggi.
"Bibit siklon tropis tersebut menyebabkan peningkatan kecepatan angin lebih dari 25 knot di Samudra Hindia sebelah selatan Jawa Tengah hingga selatan NTT, Laut Sawu, dan Laut Timor," ujar Diah dalam keterangan resminya, Jumat (23/1/2026).
Baca Juga: [FULL] Pemprov dan BMKG Angkat Bicara Banjir-Cuaca Ekstrem di Jakarta, Sampai Kapan?
Meski diprediksi akan bergerak menjauhi Indonesia menuju daratan Australia dan intensitasnya menurun dalam 72 jam ke depan, keberadaan sistem ini memicu pembentukan daerah pertemuan (konfluensi) dan perlambatan angin (konvergensi).
Wilayah yang terdampak pola angin ini meliputi NTB, Nusa Tenggara Timur (NTT), Laut Flores, hingga perairan selatan NTT.
Wilayah Waspada Hujan Lebat-Sangat Lebat- Banten
- Jawa Barat
- Jawa Timur
- Nusa Tenggara Barat (NTB)
- Nusa Tenggara Timur (NTT)
- Papua Tengah
- Papua Pegunungan
- Papua
Prakiraan Cuaca Kota Besar
Hujan sedang
- Jakarta
- Serang
- Denpasar
- Jayapura
- Merauke
Baca Juga: Musim Hujan 2026 sampai Kapan? Ini Prediksi BMKG Terkait Peralihan ke Musim Kemarau
Penulis : Danang Suryo Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- BMKG
- Cuaca Ekstrem
- Bibit Siklon Tropis
- Prakiraan Cuaca 24 Januari 2026
- Hujan Lebat
- Angin Kencang




