Jembatan Darurat Kampung Setie Bener Meriah Dibangun, Akses Warga Kembali Terbuka

rctiplus.com
4 jam lalu
Cover Berita

BENER MERIAH, iNews.id - Polres Bener Meriah bersama Brimob Polda Aceh membangun jembatan darurat Kampung Setie di Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Langkah nyata ini merupakan kepedulian Polri terhadap masyarakat untuk pemulihan pascabencana. 

Pembangunan jembatan darurat Kampung Setie menjadi solusi sementara atas terputusnya akses vital antardusun yang sangat dibutuhkan warga. Jembatan ini berperan penting sebagai jalur utama pengangkutan hasil pertanian seperti durian, langsat, dan pinang.

Sebelumnya, jembatan penghubung antar dusun itu rusak parah akibat bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut pada November 2025. Akibat kerusakan tersebut, aktivitas ekonomi masyarakat Kampung Setie sempat lumpuh.

Kegiatan pembangunan jembatan darurat Kampung Setie dipimpin langsung Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto. Selain membangun jembatan, jajaran Polres Bener Meriah juga menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak bencana.

Bantuan yang disalurkan berupa sembako, selimut, serta pakaian untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana di wilayah pedalaman Kabupaten Bener Meriah.

Kapolres menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu masyarakat dalam situasi darurat.

“Selain membangun jembatan, kami juga membawa bantuan berupa sembako, selimut, dan pakaian. Semoga apa yang kami berikan dapat meringankan beban masyarakat. Jembatan ini diharapkan mampu kembali memulihkan roda perekonomian warga Kampung Setie,” ujarnya, Jumat (23/1/2026).

Sementara itu, Reje Kampung Setie Husaini menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kerja keras jajaran kepolisian yang telah membantu masyarakat selama beberapa hari terakhir.

“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Bener Meriah dan Brimob Polda Aceh. Personel Polri sudah berhari-hari bekerja di kampung kami, membersihkan jalan, membangun jembatan, serta beberapa kali menyalurkan bantuan sembako. Ini sangat membantu masyarakat kami,” kata Husaini.

Dengan selesainya pembangunan jembatan darurat Kampung Setie, akses transportasi warga kembali terbuka. Pemerintah dan masyarakat berharap aktivitas pertanian serta perekonomian warga dapat pulih secara bertahap pascabencana.

Original Article


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BMKG: Modifikasi Cuaca Kurangi 39,57% Curah Hujan di Jabodetabek
• 6 jam laludetik.com
thumb
Pembangunan Dikebut, Sebagian Huntara di Sumatera Barat Siap Dihuni
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Harga Emas Galeri 24-UBS Hari Ini: Antam-Antam Retro Tembus Rp3,1 Juta
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Dolar AS Keok Imbas Ketidakpastian Geopolitik Global
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Longsor di Cisarua Bandung Barat, Korban Tewas Bertambah Jadi 8 Orang
• 52 menit lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.