BENER MERIAH, iNews.id - Polres Bener Meriah bersama Brimob Polda Aceh membangun jembatan darurat Kampung Setie di Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Langkah nyata ini merupakan kepedulian Polri terhadap masyarakat untuk pemulihan pascabencana.
Pembangunan jembatan darurat Kampung Setie menjadi solusi sementara atas terputusnya akses vital antardusun yang sangat dibutuhkan warga. Jembatan ini berperan penting sebagai jalur utama pengangkutan hasil pertanian seperti durian, langsat, dan pinang.
Sebelumnya, jembatan penghubung antar dusun itu rusak parah akibat bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut pada November 2025. Akibat kerusakan tersebut, aktivitas ekonomi masyarakat Kampung Setie sempat lumpuh.
Kegiatan pembangunan jembatan darurat Kampung Setie dipimpin langsung Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto. Selain membangun jembatan, jajaran Polres Bener Meriah juga menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak bencana.
Bantuan yang disalurkan berupa sembako, selimut, serta pakaian untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana di wilayah pedalaman Kabupaten Bener Meriah.
Kapolres menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu masyarakat dalam situasi darurat.
“Selain membangun jembatan, kami juga membawa bantuan berupa sembako, selimut, dan pakaian. Semoga apa yang kami berikan dapat meringankan beban masyarakat. Jembatan ini diharapkan mampu kembali memulihkan roda perekonomian warga Kampung Setie,” ujarnya, Jumat (23/1/2026).
Sementara itu, Reje Kampung Setie Husaini menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kerja keras jajaran kepolisian yang telah membantu masyarakat selama beberapa hari terakhir.
“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Bener Meriah dan Brimob Polda Aceh. Personel Polri sudah berhari-hari bekerja di kampung kami, membersihkan jalan, membangun jembatan, serta beberapa kali menyalurkan bantuan sembako. Ini sangat membantu masyarakat kami,” kata Husaini.
Dengan selesainya pembangunan jembatan darurat Kampung Setie, akses transportasi warga kembali terbuka. Pemerintah dan masyarakat berharap aktivitas pertanian serta perekonomian warga dapat pulih secara bertahap pascabencana.
Original Article




