Peringkat pertama ‘top 10 losers’ ditempati oleh saham PT Yeloo Integra Datanet Tbk (YELO), terjun bebas sebesar 31,82 persen.
IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sepuluh saham dengan penurunan terbesar pada perdagangan pekan ini, 19-23 Januari 2026.
Deretan emiten dari berbagai sektor mengalami tekanan jual yang signifikan, sejalan dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang turun 1,37 persen sehingga ditutup pada level 8.951,010, dari posisi 9.075,406 pada pekan lalu.
Namun, IHSG sempat menyentuh level tertinggi sepanjang masa, yaitu ditutup pada posisi 9.134,700 pada Selasa (20/1/2026).
Peringkat pertama ‘top 10 losers’ ditempati oleh saham PT Yeloo Integra Datanet Tbk (YELO), terjun bebas sebesar 31,82 persen. Harga sahamnya anjlok dari Rp132 menjadi Rp90 per saham.
Untuk saham dengan pelemahan terbatas yaitu PT Soho Global Health Tbk (SOHO) yang menyusut 18,64 persen ke Rp2.750 dari posisi pekan sebelumnya di Rp3.380.
Berdasarkan statistik BEI, Sabtu (24/1/2026), berikut adalah deretan 10 saham penghuni top losers sepekan:
- PT Yeloo Integra Datanet Tbk (YELO) merosot 31,82 persen ke Rp90.
2. PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) menyusut 28,88 persen ke Rp165.
3. PT Petrosea Tbk (PTRO) melemah 28,88 persen ke Rp9.175.
4. PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) tergelincir 25,40 persen ke Rp188.
5. PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) tertekan 21,88 persen ke Rp750.
6. PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) terkoreksi 20,50 persen ke Rp256.
7. PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) melemah 20,31 persen ke Rp510.
8. PT GTS Internasional Tbk (GTSI) tergelincir 19,91 persen ke Rp370.
9. PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) turun 18,80 persen ke Rp108.
10. PT Soho Global Health Tbk (SOHO) menurun 18,64 persen ke Rp2.750.
(Febrina Ratna Iskana)





