Liputan6.com, Jakarta - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Muhammad Reihan Alfariziq mengajukan uji materiil terhadap Pasal 106 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) ke Mahkamah Konstitusi setelah mengalami kecelakaan lalu lintas akibat puntung rokok pengendara lain.
"Norma Pasal 106 UU LLAJ terlalu umum dan belum memberikan perlindungan nyata terhadap keselamatan pengguna jalan," ujar Reihan seperti dilansir Antara.
Advertisement
Menurut Reihan, Pasal 106 UU LLAJ yang mengatur kewajiban pengendara untuk berkendara secara wajar dan penuh konsentrasi belum memberikan kepastian hukum terhadap perilaku berbahaya di jalan raya.
Mahasiswa Fakultas Hukum (FH) UMY itu menilai norma dalam pasal tersebut terlalu umum dan tidak secara tegas mengatur tindakan yang berpotensi mencelakai pengguna jalan lain, seperti merokok saat berkendara.



