Viva Yoga: Kawasan Transmigrasi Banyuasin Bukti Lumbung Pangan Nasional

tvrinews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Krisafika Taraisya Subagio

TVRINews, Banyuasin

Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi menegaskan bahwa kawasan transmigrasi mampu menjadi tulang punggung ketahanan pangan nasional, sebagaimana ditunjukkan oleh Kabupaten Banyuasin yang berhasil meraih Satya Lencana Wirakarya Pembangunan Pertanian Tahun 2026.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto saat Panen Raya di Karawang. Viva Yoga menyebut capaian Banyuasin sebagai prestasi luar biasa yang patut menjadi contoh bagi daerah lain.

"Ini suatu prestasi yang luar biasa. Banyuasin membuktikan kawasan transmigrasi mampu menjadi sentra tanaman pangan dan lumbung pangan nasional," ujar Viva Yoga dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Sabtu, 24 Januari 2026.

Banyuasin tercatat memproduksi 1,2 juta ton gabah kering pada 2025 dari lahan seluas 189 ribu hektare, dengan sekitar 70 persen berada di kawasan transmigrasi.

Di Kecamatan Muara Telang saja, terdapat sawah seluas 22 ribu hingga 26 ribu hektare dengan produktivitas 7–8 ton per hektare dan panen dua hingga tiga kali dalam setahun.

Viva Yoga menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras pemerintah daerah dan kekompakan seluruh pihak. Menurutnya, Banyuasin kini sejajar dengan Indramayu sebagai daerah produsen beras utama nasional.

"Dengan konsolidasi dan kerja keras Bupati serta aparat, Banyuasin menjadi lumbung pangan nasional nomor satu di Indonesia," ucapnya.

Ia menegaskan, penguatan kawasan transmigrasi sebagai sentra pangan merupakan amanat Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita. Telang menjadi bukti nyata bahwa transmigrasi bukan sekadar pemindahan penduduk, tetapi strategi pembangunan jangka panjang.

"Kawasan seperti Telang dulu adalah rawa dan hutan sepi. Sekarang berubah menjadi pusat produksi pangan," tegasnya.

Ia juga menyoroti peran reforma agraria yang memberi akses lahan satu hingga dua hektare kepada transmigran, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

"Di Telang, saya yakin pendapatan masyarakat jauh lebih baik. Ini bukti transmigrasi mengubah nasib," ungkapnya.

Dalam kunjungannya saat menghadiri Panen Raya Padi di Desa Telang Rejo, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin pada Kamis, 22 Januari 2026, Viva Yoga turut menyerahkan bantuan sebesar Rp100 juta untuk pengembangan kelembagaan koperasi desa produsen transmigrasi, sebagai upaya memperkuat ekonomi lokal dan menjaga keberlanjutan kawasan pangan.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
1.349 Warga Jakarta Mengungsi Akibat Banjir, Berikut Sebaran Wilayahnya
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Bingkai Sepekan: Hujan Tanpa Jeda, Banjir Datang Beruntun
• 11 jam laludetik.com
thumb
Investasi Properti di Bali Tembus Rp24 Triliun, Tapi Marak Pelanggaran
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Sinopsis Drama China Ashes of Love, Kisah Cinta Segitiga Dewa Dewi yang Bikin Gagal Move On
• 44 menit lalugrid.id
thumb
Dua Pengemudi Truk Ditangkap di Sulawesi Selatan, Angkut 193 Batang Kayu Ilegal Tanpa Dokumen Resmi
• 19 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.