Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Padang
Upaya pemulihan pascabencana di Sumatra Barat terus dilakukan melalui pembangunan hunian sementara bagi masyarakat terdampak. Pemerintah bersama Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol mempercepat penyelesaian huntara agar pengungsi segera mendapatkan tempat tinggal sementara yang aman dan memadai.
Pembangunan huntara mulai dikerjakan secara serentak sejak Jumat, 23 Januari 2026 di delapan titik yang tersebar di beberapa kabupaten dan kota. Sejumlah bangunan di antaranya telah memasuki tahap penyelesaian dan dinyatakan siap huni, sementara unit lainnya masih dalam proses pengerjaan lanjutan.
Lokasi pembangunan tersebut berada di Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Lima Puluh Kota, serta Nagari Anduring, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Pembangunan juga berlangsung di Nagari Puluik-Puluik, Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, Nagari Bungo, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang; Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, dan Jorong Kubu Gadang, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar.
Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas pembangunan difokuskan pada penyempurnaan bangunan, seperti pemasangan pintu dan jendela, penyelesaian rangka dan atap, serta penataan area sekitar huntara. Di beberapa titik, unit huntara tampak telah rampung dan siap digunakan oleh warga.
Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol menegaskan, percepatan pembangunan ini bertujuan mempercepat proses pemulihan kehidupan masyarakat terdampak bencana.
Dengan tersedianya hunian sementara, warga diharapkan dapat kembali beraktivitas dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik.
Editor: Redaktur TVRINews


