Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendukung upaya Institut Français Indonesia (IFI), Kinderkloud dan Milou serta merek promosi pariwisata Indonesia “Wonderful Indonesia” dalam menghadirkan buku cerita anak “Woven Worlds”.
Asisten Deputi Manajemen Strategis Kemenpar, I Gusti Ayu Dewi dalam sambutannya saat peluncuran buku anak "Women Worlds" di Jakarta, Sabtu, mengatakan bahwa langkah ini diharapkan mampu menginspirasi anak-anak untuk melakukan perjalanan ke berbagai destinasi wisata di Indonesia dan Prancis.
“Kami berharap buku ini akan menginspirasi anak-anak kita untuk melakukan perjalanan keliling Indonesia, ke Prancis dan ke seluruh dunia untuk belajar, berteman dan menikmati pengalaman yang indah dan bermakna,” kata Dewi.
Baca juga: Menpar tetapkan lima program unggulan pariwisata nasional 2026
Adapun buku ini turut dihadirkan dalam rangka perayaan 75 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Prancis yang sekaligus bermaksud mengajak pembaca muda untuk menjelajahi hubungan budaya melalui cerita, kerajinan, dan imajinasi.
Pada kesempatan yang sama Direktur IFI Jules Irrmann mengatakan bahwa lewat kolaborasi yang dihadirkan dalam buku ini diharapkan mampu menumbuhkan imajinasi, kesadaran budaya, dan kecintaan belajar sejak usia dini.
Buku yang menceritakan mengenai dua budaya yakni Indonesia dan Prancis melalui kerajinan rotan ini menurut Jules menjadi hal yang familiar di negara tersebut.
“Rotan adalah sesuatu yang familiar bagi kami di Prancis. Tentu saja, bukan tumbuh di sana, karena iklimnya tidak begitu cocok. Semua kursi, bistro, kafe kami yang menjadi citra Prancis, semua kursi ini terbuat dari rotan ini berasal dari Indonesia,” katanya.
Lewat buku ini, dia pun berharap buku mampu membawa pembaca untuk berimajinasi dan mengenal budaya lain.
Baca juga: Kemendikdasmen gandeng IFI perkuat vokasi kuliner dan gastronomi
Baca juga: Menpar: Daya tarik pariwisata nasional menguat di mata wisman
Baca juga: Menpar: Kinerja pariwisata 2025 lampaui target nasional
Asisten Deputi Manajemen Strategis Kemenpar, I Gusti Ayu Dewi dalam sambutannya saat peluncuran buku anak "Women Worlds" di Jakarta, Sabtu, mengatakan bahwa langkah ini diharapkan mampu menginspirasi anak-anak untuk melakukan perjalanan ke berbagai destinasi wisata di Indonesia dan Prancis.
“Kami berharap buku ini akan menginspirasi anak-anak kita untuk melakukan perjalanan keliling Indonesia, ke Prancis dan ke seluruh dunia untuk belajar, berteman dan menikmati pengalaman yang indah dan bermakna,” kata Dewi.
Baca juga: Menpar tetapkan lima program unggulan pariwisata nasional 2026
Adapun buku ini turut dihadirkan dalam rangka perayaan 75 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Prancis yang sekaligus bermaksud mengajak pembaca muda untuk menjelajahi hubungan budaya melalui cerita, kerajinan, dan imajinasi.
Pada kesempatan yang sama Direktur IFI Jules Irrmann mengatakan bahwa lewat kolaborasi yang dihadirkan dalam buku ini diharapkan mampu menumbuhkan imajinasi, kesadaran budaya, dan kecintaan belajar sejak usia dini.
Buku yang menceritakan mengenai dua budaya yakni Indonesia dan Prancis melalui kerajinan rotan ini menurut Jules menjadi hal yang familiar di negara tersebut.
“Rotan adalah sesuatu yang familiar bagi kami di Prancis. Tentu saja, bukan tumbuh di sana, karena iklimnya tidak begitu cocok. Semua kursi, bistro, kafe kami yang menjadi citra Prancis, semua kursi ini terbuat dari rotan ini berasal dari Indonesia,” katanya.
Lewat buku ini, dia pun berharap buku mampu membawa pembaca untuk berimajinasi dan mengenal budaya lain.
Baca juga: Kemendikdasmen gandeng IFI perkuat vokasi kuliner dan gastronomi
Baca juga: Menpar: Daya tarik pariwisata nasional menguat di mata wisman
Baca juga: Menpar: Kinerja pariwisata 2025 lampaui target nasional



