Pemerintah Percepat Pembangunan Huntara bagi Korban Bencana di Sumbar

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah, dengan bantuan personel Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, terus mengebut pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana alam di Sumatera Barat (Sumbar). Dikutip dari keterangan Tim Media Presiden yang diterima di Jakarta, Sabtu (24/1/2026), pembangunan huntara tersebut berjalan serentak di delapan lokasi. Sejumlah unit di beberapa titik telah memasuki tahap penyelesaian dan siap huni. Pekerjaan struktur, pemasangan dinding, hingga pembersihan area dipercepat.

Adapun titik pembangunan huntara yang saat ini dikerjakan berada di Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam; Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Lima Puluh Kota; serta Nagari Anduring, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Selain itu, pembangunan juga dilakukan di Nagari Puluik-Puluik, Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan; Nagari Bungo, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar; Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang; Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman; serta Jorong Kubu Gadang, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar.

Baca Juga
  • Pembangunan Huntara untuk Penyintas Bencana di Palembayan Dipercepat, Ditargetkan Rampung Pekan Ini
  • Menko AHY Resmikan Huntara Aceh Tamiang, Tegaskan Komitmen Pemerintah Pulihkan Kehidupan Masyarakat
  • Danantara Pastikan Huntara Layak Huni bagi Penyintas Banjir di Sumatera

Berdasarkan pantauan di lapangan, aktivitas pembangunan mencakup pemasangan komponen bangunan, penyelesaian bagian pintu dan jendela, penataan area sekitar unit, serta pengerjaan rangka dan atap di sejumlah titik.

Di beberapa lokasi, bangunan huntara tampak telah berdiri utuh dan memasuki tahap akhir penyempurnaan, sehingga sebagian unit mulai siap untuk dihuni. Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol menegaskan percepatan pembangunan huntara ini dilakukan untuk memastikan para pengungsi segera memperoleh tempat tinggal sementara yang layak dan aman. Dengan demikian, warga diharapkan dapat kembali beraktivitas secara normal pascabencana.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bareskrim Ungkap Modus Kasus Gagal Bayar DSI: Proyek Fiktif Pakai Data Borrower
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
DPRD DKI Jakarta Nilai Janji Pramono Anung Soal Penanganan Banjir, Tak Sesuai Realita
• 10 jam lalugenpi.co
thumb
Misi Indonesia di WEF Davos 2026
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Terlibat Aktif Dukung Lingkungan, KAI Bandara Raih Empat Penghargaan di Indonesia Green Awards
• 2 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Welcome To Jakarta! Shayne Pattynama Resmi jadi Macan Kemayoran
• 17 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.