GenPI.co - Sebanyak 500 warga di Perumahan Taman Cikande, Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten, terpaksa mengungsi akibat banjir yang menggenang dengan ketinggian hingga 4 meter.
Camat Jayanti Yandri Permana mengatakan banjir yang terjadi berdampak pada 702 kepala keluarga (KK) atau 2.532 jiwa.
Dia menyebut dari ratusan rumah warga di RT 04, RW 05 hampir seluruhnya tenggelam akibat luapan aliran sungai.
"Hampir seluruh rumah di RW 04 terendam banjir. Kemudian di RT 05 yang lokasinya lebih tinggi, sekitar sepertiga rumah juga sudah terendam," kata dia, dikutip Sabtu (24/1).
Yandri menjelaskan sebagian korban mulai mengevakuasi barang berharga menggunakan perahu karet.
Dia menyebut jumlah warga yang terdampak banjir terus bertambah imbas ketinggian air yang makin meningkat.
Di sisi lain, ratusan korban banjir ini mengungsi ke posko pengungsian, tetapi ada pula ke rumah saudara.
Dia membeberkan banjir di Tangerang ini terjadi karena luapan Sungai Cidurian lantaran curah hujan yang tinggi.
"Ketika volume air sungai sudah sangat tinggi lalu ditambah hujan deras yang terus-menerus, air di kawasan perumahan tidak bisa mengalir kembali ke sungai," beber dia.
Dia menerangkan terdapat 4 posko pengungsian yang ditempati warga setempat.
Mereka mayoritas kelompok lansia yang mengalami stroke, anak disabilitas, dan 10 balita.
"Jadi sebagian ada yang mengungsi di rumah saudara dan ada di posko. Dan kemungkinan ini akan bertambah," terang dia.
Dia menambahkan pihaknya sangat membutuhkan bantuan perahu karet untuk mengevakuasi warga.
“Untuk logistik kebutuhan dasar, sementara masih mencukupi, tetapi kami tetap membutuhkan tambahan, terutama untuk keberlangsungan dapur umum," jelas dia.(ant)
Simak video menarik berikut:





