REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL -- Kawasan wisata alam Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, kembali dilanda banjir bandang, Sabtu (24/1/2026). Akibat peristiwa itu, tiga jembatan di kawasan tersebut putus dan dua objek wisata, yakni Pancuran 13 dan Pancuran 5, tertimbun material pasir serta bebatuan.
Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal, M Afifudin atau Afif, mengungkapkan, banjir yang melanda kawasan Guci terjadi setelah daerah tersebut terus diguyur hujan sejak Kamis (22/1/2026) sore hingga Sabtu pagi.
Baca Juga
Tim DVI Dikerahkan Identifikasi Korban Longsor Maut di Bandung Barat
Pemerintah Percepat Pembangunan Huntara bagi Korban Bencana di Sumbar
Longsor Maut di Cisarua, Bupati Jeje Tetapkan Darurat Bencana
"Ini mengakibatkan beberapa dampak. Pertama, tiga jembatan di ruas Jalan Guci, kemudian jembatan di Pancuran 13, dan jembatan pejalan kaki di Pancuran 5, itu terdampak," kata Afif.
Dia menambahkan, area objek wisata Pancuran 13 juga tersapu banjir. Pada akhir Desember 2025 lalu, Pancuran 13 juga turut diterjang banjir bandang. "Pancuran 13 sendiri, yang kemarin sudah kita benahi, ternyata sekarang mengalami kerusakan lagi. Kolamnya tertimbun oleh material pasir dan batu. Pancuran 5 juga demikian," ujar Afif.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Menurut Afif, tak ada korban jiwa maupun luka akibat banjir bandang yang melanda kawasan Guci. "Alhamdulillah pada kejadian tanggal 24 Januari ini tidak memakan korban jiwa. Semuanya selamat, insya Allah," ucapnya.
Afif memastikan, BPBD Tegal akan melakukan upaya-upaya antisipasi agar bencana banjir di Guci tak memakan korban. Dia menyebut, berdasarkan pengamatan di lapangan, telah terdapat perubahan alur pada aliran sungai Kali Gung. "Akan kami susuri lagi fasilitas-fasilitas mana yang masih terdampak," katanya.
Menurut Afif, dalam kurun satu bulan, kawasan wisata Guci sudah dua kali dilanda banjir bandang. Bencana banjir bandang pertama terjadi pada 21 Desember 2025 lalu.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)