FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengaku lama jadi orang miskin. Itu yang menyebabkan dia tak bisa tidur dengan pendindin ruangan.
Hal tersebut diungkapkan Bahlil saat Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi XII DPR RI. Berlangsung di Kompleks Parlemen, Jakarta pada Kamis (22/1/2026).
Mulanya, Bahlil bercerita terkait nasib anak-anak di Indonesia. Menurutnya, tidak ada yang bida menerka nasib seorang anak.
“Tidak pernah kita membayangkan, suatu saat anak-anak di desa-desa yang nggak ada listrik sekarang ini, kita nggak tahu mereka jadi apa,” kata Bahlil.
“Mungkin mereka jadi presiden, menjadi anggota DPR, menjadi jenderal. Karena apa?” tambahnya.
Dia mengaku merasakan hal tersebut. Jadi anak yang tumbuh tanpa cita-cita yang tinggi.
“Saya sudah pernah merasakan, saya lahir di kampung, nggak punya mimpi jadi Menteri ESDM, nggak punya mimpi jadi Ketua Umum Golkar, tapi Allah SWT dan perjuangan, mengantarkan saya seperti ini,” terangnya.
“Jadi kalau saya aja dari kampung bisa seperti itu, mungkin generasi kita ke depan akan jadi Presiden RI suatu saat,” sambungnya.
Bahkan, kata dia, selama ini tak bisa tidur dengan pendingin ruangan. Itu karena tidak terbiasa.
“Nggak. Ini ungkapan ketulusan saya. Jadi kalau program bela rakyat, basis saya di situ. Saya kalau sudah di AC itu tidak bisa Pak, karena lama miskin. Jujur aja. Saya di rumah itu tidur di AC nggak bisa dingin.
Saking lama miskinnya,” ucapnya.
Berangkat dari hal itu, dia menyebut tak ingin lagi ada yang menjadi seperti dia saat miskin.
“Saya tidak pingin saudara-saudara saya merasakan hal itu ketika saya menjadi menteri di bidang energi,” pungkasnya.
(Arya/Fajar)





