Grid.ID – Sebuah cerita menyentuh hati terungkap di balik kepergian selebgram Lula Lahfah (26). Sahabat dekat mendiang Laura Anna itu ternyata sempat memberikan isyarat melalui mimpi sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir pada Jumat (23/1/2026).
Hal ini diungkapkan langsung oleh kakak mendiang Laura Anna, Greta Irene, saat hadir di pemakaman Lula Lahfah di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (24/1/2026).
Mimpi Bertemu dan Diajak Main Laura Anna
Greta Irene menceritakan bahwa beberapa waktu sebelum meninggal, Lula sempat berkomunikasi dengannya. Dalam percakapan tersebut, Lula mengungkapkan rasa rindu yang mendalam kepada Laura Anna yang telah lebih dulu berpulang pada Desember 2021 lalu.
Sebelum meninggal, Laura sedang berjuang sembuh dari Spinal Cord Injury (cedera saraf tulang belakang) yang menyebabkan kelumpuhan pada bagian bawah tubuhnya selama dua tahun terakhir.
Kelumpuhan yang dialami Laura disebabkan oleh kecelakaan mobil hebat pada Desember 2019. Saat itu, mobil dikemudikan oleh mantan kekasihnya, Gaga Muhammad, yang diduga mengemudi dalam keadaan di bawah pengaruh alkohol. Akibat kecelakaan tersebut, Laura mengalami dislokasi tulang leher yang membuatnya tidak bisa berjalan hingga akhir hayatnya.
"Iya, dia sempat cerita kangen Laura juga. Terus dia juga sempat mimpiin (Laura), katanya ngajakin main gitu," ungkap Greta Irene.
Mimpi tersebut kini dirasa sebagai sebuah pertanda. Greta tak menyangka bahwa keinginan Lula untuk "bermain lagi" dengan sahabatnya itu akan terwujud melalui kepergiannya yang begitu mendadak.
Sahabat yang Paling Dekat dengan Keluarga
Bagi Greta Irene dan keluarganya, sosok Lula Lahfah bukan sekadar teman biasa. Lula dikenal sebagai salah satu sahabat Laura yang paling setia dan selalu ada untuk keluarga mereka, bahkan setelah Laura tiada.
"Buat aku dia salah satu teman terbaiknya Laura, teman terbaik aku juga sekarang. Dia bener-bener selalu ada buat teman-temannya. Dia salah satu teman yang bisa diandalkan," puji Greta.
Saking dekatnya, Lula sering menginap di rumah keluarga Laura dan memiliki hubungan yang sangat akrab dengan ibunda Laura.
"Lula itu sering banget nginep. Jadi kita lebih sering bertemu, aku juga masih sering chattingan sama dia sampai sekarang. Jadi buat aku lumayan kehilangan banget," tambahnya.
Meskipun mengaku sangat kaget dengan berita duka ini, Greta Irene mencoba mengikhlaskan kepergian sahabat adiknya tersebut. Baginya, ini adalah bagian dari rencana Tuhan yang terbaik untuk Lula.
Greta pun memanjatkan doa agar Lula mendapatkan tempat terbaik dan bisa kembali bersatu dengan Laura di alam sana.
"Aku cuma berharap semoga dia tenang di sisi sana, bisa bertemu sama Laura, bisa akhirnya main bareng juga di sana," pungkasnya sambil menahan haru.
Lula Lahfah dimakamkan pada Sabtu siang dengan dihadiri banyak rekan selebgram. Kepergiannya disebut karena komplikasi penyakit GERD dan pembengkakan usus yang sempat ia derita sejak awal tahun 2026. Kini, dua sahabat tersebut, Laura dan Lula, telah beristirahat dengan tenang selamanya. (*)
Artikel Asli


