JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes, Maria Endang Sumiwi menanggapi terkait penghematan uang negara lewat program Cek Kesehatan Gratis (CKG) seperti yang dikatakan Presiden RI Prabowo Subianto.
Maria menjelaskan bahwa maksud dari penghematan ini adalah pengobatan dini dan pencegahan yang menjadi fokus utama CKG.
"CKG mendeteksi yang belum sakit akan sakit, kita cegah supaya enggak jadi sakit. Yang sudah sakit, dideteksi di awal ketika rasanya belum sakit, supaya bisa kita obati di Puskesmas atau di klinik. Ini adalah biaya yang lebih murah," jelas Maria dalam agenda capaian dan evaluasi program CKG 2025 secara daring, Jumat (23/1/2026).
Dengan CKG, masyarakat dapat terhindar dari penyakit-penyakit kronis ke depannya, sehingga tidak memerlukan prosedur pengobatan yang mahal.
Baca juga: Kemenkes Beri Penanganan Medis Gratis Tahun Ini, Perluasan dari CKG
Maria mencontohkan, CKG bisa mendeteksi seseorang yang ternyata memiliki hipertensi dan berpotensi gagal ginjal.
CKG dapat mendeteksi itu sehingga pengobatannya lebih dini dan lebih murah jika dibandingkan dengan biaya cuci darah.
"Ini adalah biaya yang lebih murah dibandingkan bila kita tidak mendeteksi dan tiba-tiba yang terdeteksi tekanan darah di atas normal menjadi gagal ginjal," tuturnya.
"Itu biaya hemodialisis (cuci darah) tentu lebih mahal, daripada mengobati hipertensi setiap hari," sambung Maria.
Maria melanjutkan, hal ini juga berlaku kepada kasus lain seperti pasien diabetes, jantung, dan stroke.
Baca juga: Menakar Efektivitas CKG di Tengah Ancaman Penyakit Serius di Indonesia
"Tentunya biaya untuk operasi jantung itu lebih mahal daripada kalau kita mengobati setiap hari. Jadi penghematan itu akan terjadi," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, Prabowo menyebut program CKG sebagai program yang dapat menghemat uang, bukan program populis semata.
"Kami menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh warga negara Indonesia. Ini bukan program populis. Ini adalah program rasional untuk menghemat uang," kata Prabowo dalam pidatonya di hadapan para pemimpin dunia di World Economic Forum di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).
Ia menjelaskan, program CKG dapat menghemat uang karena dapat mendeteksi penyakit sejak dini. Dengan demikian, pengobatan dapat dilakukan sejak awal dan menghemat biaya untuk berobat.
"Dengan mendeteksi penyakit sejak dini, kita akan menghemat jauh lebih banyak dalam jangka panjang untuk biaya pengobatan," tuturnya.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang




