Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua

suara.com
2 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Pj Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menanggapi cepat longsor di Cisarua, Bandung Barat dengan bantuan tunai Rp10 juta per KK.
  • Bantuan dana tersebut bertujuan agar pengungsi segera menempati tempat layak huni selama dua bulan ke depan.
  • Per Sabtu (24/1/2025), bencana longsor telah menimbun 30 rumah, 5 meninggal, dan 85 warga masih dinyatakan hilang.

Suara.com - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), bergerak cepat menangani dampak bencana longsor dahsyat yang menerjang lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Tak ingin warga berlama-lama dalam ketidakpastian di posko, KDM menyiapkan bantuan tunai sebesar Rp10 juta untuk setiap Kepala Keluarga (KK).

Bantuan ini dialokasikan agar para pengungsi bisa segera mencari tempat tinggal sementara yang lebih layak dan memenuhi kebutuhan pokok selama dua bulan ke depan.

“Nanti sepuluh jutaan per kepala keluarga untuk ngontrak dulu di mana terserah,” ujar Dedi saat meninjau langsung lokasi bencana di Bandung Barat, Sabtu (24/1/2025).

Menghindari Tekanan Psikologis

Dedi menekankan bahwa kesehatan mental para penyintas menjadi prioritas. Menurutnya, berdiam terlalu lama di posko pengungsian yang serba terbatas justru berisiko memperburuk kondisi kesehatan dan psikologis warga.

“Kalau di sini tambah stres jadi penyakit,” tegasnya.

Instruksi khusus pun langsung diberikan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, untuk segera mencairkan alokasi anggaran tersebut.

Dengan terjaminnya kebutuhan dasar warga, KDM berharap tim di lapangan bisa melipatgandakan fokus pada proses evakuasi korban yang masih hilang serta percepatan pemulihan infrastruktur.

Baca Juga: Mentan Keseleo Lidah, Sebut Gubernur Jabar Ridwan Kamil Bukan KDM, Langsung Istighfar dan Minta Maaf

“Per kepala keluarga Rp10 juta untuk cari kontrakan dan bekal hidup selama dua bulan dulu, sehingga kita akan fokus recovery bencananya, menyelesaikan penanganan pencarian korban yang masih tertimbun,” jelas Dedi.

Tim SAR gabungan saat melakukan proses pencarian terhadap korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026). ANTARA/Rubby Jovan

Update Pencarian Korban

Terkait proses evakuasi yang terus berjalan di tengah material longsor, Dedi mengonfirmasi adanya perkembangan signifikan dalam pencarian warga.

“Yang ditemukan tadi tiga, satu lagi jadi empat, kemudian ada dua lagi yang diangkat. Jadi ada enam,” ungkapnya memerinci jumlah korban yang berhasil dievakuasi.

Bencana longsor ini terjadi pada Sabtu dini hari di kawasan lereng Gunung Burangrang, menghantam permukiman di Kampung Pasir Kuning dan Kampung Pasir Kuda. Data terbaru dari Posko Desa Pasirlangu mencatat dampak yang memilukan: 30 unit rumah tertimbun total.

Hingga pukul 14.00 WIB, tercatat 113 jiwa dari 34 KK terdampak. Dari jumlah tersebut, 23 orang dinyatakan selamat, lima orang meninggal dunia, dan petugas masih terus berpacu dengan waktu untuk mencari 85 warga lainnya yang dilaporkan hilang. (Antara)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pasal Ini yang Diuji di MK Terkait Merokok di Jalan Nyaris Tewaskan Mahasiswa
• 8 jam laludetik.com
thumb
Mengintip Teknologi ai.re Daily dari X2, Softlens Sekali Pakai untuk Mata Sensitif
• 19 jam laluherstory.co.id
thumb
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Lula Lahfah, Diduga karena Sakit
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Waspada! Cuaca Ekstrem Belum Usai, Hujan Lebat Mengintai hingga 29 Januari
• 6 jam laluokezone.com
thumb
Genangan di Pasar Cipulir Berangsur Surut, Aktivitas Pedagang Kembali Normal
• 9 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.