REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak meminta para petugas haji tetap menjaga pola hidup sehat selama Ramadhan. Para petugas juga diminta menerapkan kebiasaan baik yang diperoleh selama pelatihan dan pendidikan di asrama haji.
“Makanya, 20 hari ini sebenarnya stimulus untuk membangun kebiasaan. Mudah-mudahan setelah 20 hari ini selesai, pada Jumat depan, teman-teman bisa membangun habitus baru,” ujar Dahnil di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Sabtu (24/1/2026).
Baca Juga
Dinar Bertuliskan Tauhid dan Kalimat Islami, Benarkah Raja Inggris Offa Rex Masuk Islam?
Lantunan Surat Al-Insyirah Putra Pegawai KKP Korban Pesawat ATR Menyentuh Hati
Akankah Kejayaan Negara-Negara Barat Runtuh Sebagaimana Soviet: Prediksi Berulang?
Dahnil mengatakan kebiasaan baik tersebut diharapkan tetap dijaga menjelang hingga masa penugasan haji yang berlangsung cukup lama. Menurut dia, petugas haji akan bertugas sekitar tiga bulan, dengan rata-rata masa tugas 70 hingga 75 hari.
Ia menjelaskan sebagian petugas akan berangkat mulai April dan baru kembali ke Tanah Air pada Juni, seiring dengan kepulangan jamaah haji terakhir. Untuk menjaga konsistensi kebiasaan positif tersebut, Dahnil mendorong adanya komunikasi dan saling mengingatkan antarpersonel melalui kelompok-kelompok yang dibentuk.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
“Tambah lagi nanti ada grup yang terus saling kontrol, minimal dalam tanda kutip kirim-kirim kebiasaan baru yang bisa dilakukan oleh teman-teman PPIH,” ujarnya.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)