Analisis URC: RMS Gabung PSI Dinilai Strategi Cerdas untuk Bidik Peluang Jadi Menteri

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR – Isu mengenai perpindahan haluan politisi senior Rusdi Masse (RMS) dari Partai NasDem ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kini menjadi magnet perhatian di kancah politik nasional.

Fenomena ini bukan sekadar perpindahan kader biasa, melainkan dinilai sebagai langkah catur politik yang sangat taktis demi mengamankan eksistensi di pemerintahan pusat.

Direktur Ujungpandang Research Center (URC), Al Gazali, memberikan bedah analisis terkait manuver yang disebut-sebut sebagai “investasi strategis” bagi karier politik RMS ke depan.

Menurut Al Gazali, jika skenario perpindahan ini terealisasi, RMS sedang menjalankan strategi untuk mendekatkan diri pada lingkaran utama kekuasaan.

PSI saat ini dipandang memiliki daya tawar (bargaining power) yang kuat dalam koalisi pemerintahan mendatang.

“Ini adalah langkah yang sangat cerdas. RMS merupakan figur dengan basis massa yang nyata di Sulawesi Selatan. Bergabungnya Beliau ke PSI akan menciptakan hubungan yang saling menguntungkan (win-win solution),” jelas Al Gazali.

Ia menambahkan bahwa PSI akan mendapatkan suntikan ketokohan yang berpengaruh. Sementara RMS memperoleh akses “jalur cepat” untuk masuk dalam bursa calon menteri kabinet.

Manuver Adaptif

Dalam kacamata URC, perpindahan partai di tengah dinamika saat ini merupakan bentuk adaptasi terhadap peta kekuatan politik terbaru. Ada dua faktor utama yang membuat spekulasi ini masuk akal.

Pertama soal daya tawar strategis. PSI diprediksi akan menjadi salah satu motor utama dalam mengusulkan nama-nama menteri di pemerintahan baru, sehingga posisi kader di dalamnya sangat strategis.

Kemudian terkait reputasi dan portofolio RMS. Rekam jejak RMS sebagai mantan Bupati dan legislator senior menjadi modal kuat yang sangat dibutuhkan PSI untuk memperluas ekspansi partai di daerah-daerah.

“Politik adalah soal momentum. Kita bisa melihat ada potensi besar di mana PSI akan menyumbangkan nama-nama utama untuk posisi eksekutif. RMS tampaknya mencium peluang ini lebih cepat daripada politikus lainnya,” pungkas Al Gazali. (*)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Editorial Media Indonesia: Akhiri Menyalahkan Alam
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Cetak ATH Lagi! Harga Emas Antam Akhir Pekan Ini Dijual Rp2.887.000 per Gram
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Menag Sebut Angka Perkawinan Meningkat pada 2025
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jam -jam am Menuju Perang? Armada Raksasa AS Mengepung Iran, Trump Lepas Peringatan Terkeras
• 9 jam laluerabaru.net
thumb
Modifikasi Cuaca Jakarta Diperpanjang, Ditargetkan 3 Kali Sehari
• 18 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.