REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Beredar kabar 23 anggota TNI ikut hilang dalam banjir di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Kodam III/Siliwangi menyatakan masih menelusuri informasi terkait dugaan adanya 23 anggota TNI yang ikut hilang.
Kepala Penerangan Kodam III/Siliwangi Kolonel Inf Mahmuddin mengatakan hingga kini pihaknya belum dapat memastikan kebenaran informasi tersebut dan masih melakukan konfirmasi di lapangan.
Baca Juga
Cerita KDM Sulitnya Cari Korban Longsor Cisarua, dari Jenazah Terkubur Dalam Sampai Terhimpit Batu
Banjir Terparah Hantam Villa Cikarang Bekasi, Warga Menjerit Sudah Sepekan Mengungsi
Kawasan Wisata Guci Dilanda Banjir Bandang, 3 Jembatan Putus dan 2 Objek Pancuran Tertimbun
“Terkait kemungkinan adanya anggota kami yang belum diketahui keberadaannya, kami masih menunggu perkembangan lebih lanjut dan akan segera kami pastikan kembali,” kata Mahmuddin di Bandung Barat, Sabtu.
Mahmuddin menegaskan proses pencarian seluruh korban tetap dilakukan meski menghadapi kendala cuaca dan kondisi medan.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
“Kami akan terus melakukan pencarian. Namun saat ini hujan masih turun disertai angin, aliran air masih kuat, dan material longsor masih bergerak, sehingga alat berat belum bisa kami turunkan ke lokasi,” katanya.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)