Jakarta (ANTARA) - Kontingen Indonesia mendominasi cabang olahraga para angkat berat pada hari keempat ASEAN Para Games 2025 Thailand, Sabtu, dengan meraih tiga medali emas dari lima kelas yang dipertandingkan di Nakhon Ratchasima.
"Perjuangan anak-anak hari ini sangat luar biasa. Mereka seakan-akan tidak ada beban. Taktik dari tim pelatih bisa mereka terima dan laksanakan dengan baik," ujar pelatih para angkat berat Indonesia Coni Ruswanta ketika dihubungi dari Jakarta.
Sebanyak tiga medali emas Indonesia tersebut diraih oleh Delima Yunia Susanti dari kelas 79 kilogram putri dengan angkatan 90 kilogram, Siti Mahmudah dari kelas 86 kilogram putri dengan angkatan 120 kilogram dan Andika Eka Jaya dari kelas 88 kilogram putra dengan angkatan 198 kilogram.
Baca juga: Para angkat berat tambah dua emas lewat Margono dan Shebrioni
Baca juga: Dzaky tambah emas dari para angkat beban
Selain emas, Indonesia juga meraih satu perak melalui Atmaji Priambodo dari kelas 107 kilogram putra dengan angkatan 190 kilogram.
"Delima Yunia Susanti tampil bagus meski debutan di APG. Dia baru berusia 15 tahun tetapi mampu bertanding dengan maksimal," tutur Coni.
Pencapaian tersebut membuat Indonesia, sampai Sabtu, sudah mengoleksi delapan medali emas dan tiga perak dari cabang olahraga para angkat berat ASEAN Para Games 2025.
Indonesia masih berpeluang menambah pundi-pundi medali dari para angkat berat ASEAN Para Games 2025 lantaran cabang olahraga itu masih menyisakan satu hari pertandingan, Minggu (25/1).
Sampai Sabtu sekitar pukul 18.10 WIB, Indonesia sudah mengumpulkan total 93 medali emas, 98 perak dan 82 perunggu pada ASEAN Para Games 2025.
Jumlah medali emas tersebut sudah jauh melampaui target dari pemerintah yakni 82 medali emas.
Baca juga: Indonesia juara umum para panahan APG 2025 Thailand
Baca juga: Indonesia torehkan tujuh emas-dua rekor para renang hari keempat APG
"Perjuangan anak-anak hari ini sangat luar biasa. Mereka seakan-akan tidak ada beban. Taktik dari tim pelatih bisa mereka terima dan laksanakan dengan baik," ujar pelatih para angkat berat Indonesia Coni Ruswanta ketika dihubungi dari Jakarta.
Sebanyak tiga medali emas Indonesia tersebut diraih oleh Delima Yunia Susanti dari kelas 79 kilogram putri dengan angkatan 90 kilogram, Siti Mahmudah dari kelas 86 kilogram putri dengan angkatan 120 kilogram dan Andika Eka Jaya dari kelas 88 kilogram putra dengan angkatan 198 kilogram.
Baca juga: Para angkat berat tambah dua emas lewat Margono dan Shebrioni
Baca juga: Dzaky tambah emas dari para angkat beban
Selain emas, Indonesia juga meraih satu perak melalui Atmaji Priambodo dari kelas 107 kilogram putra dengan angkatan 190 kilogram.
"Delima Yunia Susanti tampil bagus meski debutan di APG. Dia baru berusia 15 tahun tetapi mampu bertanding dengan maksimal," tutur Coni.
Pencapaian tersebut membuat Indonesia, sampai Sabtu, sudah mengoleksi delapan medali emas dan tiga perak dari cabang olahraga para angkat berat ASEAN Para Games 2025.
Indonesia masih berpeluang menambah pundi-pundi medali dari para angkat berat ASEAN Para Games 2025 lantaran cabang olahraga itu masih menyisakan satu hari pertandingan, Minggu (25/1).
Sampai Sabtu sekitar pukul 18.10 WIB, Indonesia sudah mengumpulkan total 93 medali emas, 98 perak dan 82 perunggu pada ASEAN Para Games 2025.
Jumlah medali emas tersebut sudah jauh melampaui target dari pemerintah yakni 82 medali emas.
Baca juga: Indonesia juara umum para panahan APG 2025 Thailand
Baca juga: Indonesia torehkan tujuh emas-dua rekor para renang hari keempat APG





