JAKARTA, KOMPAS.com – Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menambah empat pompa untuk membantu menanggulangi banjir di Kelurahan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat.
Dengan penambahan tersebut, total pompa yang beroperasi di lokasi menjadi tujuh unit.
“Mereka meminta kepada Gubernur DKI Jakarta untuk membantu mengurangi volume air yang sekarang ini relatif sudah mulai surut,” ujar Pramono saat memberikan keterangan di Rawa Buaya, Sabtu (24/1/2026).
“Maka tadi saya sudah memerintahkan kepada Kepala Dinas Sumber Daya Air untuk menambah pompa. Dan alhamdulillah per sekarang ini sudah ada tambahan pompa kurang lebih empat. Jadi sekarang di tempat ini sudah ada tujuh pompa,” jelasnya.
Baca juga: Pramono Akan Normalisasi 3 Sungai di Jakarta untuk Cegah Banjir Berulang
Pramono mengunjungi pengungsian di Masjid Jami' Baiturrahman, Rawa Buaya, pada Sabtu.
Di lokasi tersebut, 177 orang dari 45 keluarga mengungsi karena banjir yang mencapai ketinggian 80 cm sejak Jumat (23/1/2026).
“Hari ini kami menyerahkan bantuan bagi masyarakat berupa beras, minyak, mie instan, kasur lipat, matras, selimut, family kit, kids wear, dan juga tadi ada bantuan dari PMI DKI Jakarta berupa minyak penghangat tubuh,” kata Pramono.
“Dan sekaligus saya mendata berapa KK yang mengungsi di tempat ini. Alhamdulillah semuanya dalam keadaan baik dan sehat,” tambahnya.
Hingga pukul 10.00 WIB, banjir masih menggenangi beberapa wilayah Rawa Buaya dengan ketinggian 20–40 cm. Namun pada pukul 13.00 WIB, genangan air sudah mulai surut.
Penambahan pompa ini merupakan respons atas permintaan warga yang menyambut Pramono saat tiba di lokasi pengungsian.
Baca juga: Pramono Janji Perbaiki Jalan Berlubang di Jakarta Setelah Cuaca Ekstrem
Saat itu, seorang pengungsi meminta pompa tambahan agar banjir cepat surut.
“Pak Pram, Pak pram, Pak, pompanya tambah lagi dong pak,” ujar pria tersebut.
Pramono kemudian menjanjikan penambahan pompa, dan warga menyambutnya dengan tepuk tangan. “Yaa nanti ditambah,” jawab Pramono.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang