TANGERANG, KOMPAS.com — Banjir yang merendam Perumahan Pinang Griya Permai, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang mulai surut pada Sabtu (24/1/2026).
“Alhamdulillah sudah surut," ujar salah satu warga Pinang Griya Permai, Abdulrohman (50) saat dihubungi Kompas.com. Sabtu.
Abdulrohman mengatakan setelah air surut, seluruh warga langsung membersihkan rumah masing-masing.
“Jadi warga sudah bisa bersih-bersih, hari ini sudah bersih semua,” ujar Abdulrohman.
Ia memastikan air yang sempat masuk ke rumah kini sudah berhenti, termasuk dari tanggul yang jebol.
Baca juga: Tanggul Kali Angke Jebol, Banjir di Perumahan Pinang Griya Permai Kian Meninggi
“Sudah berhenti. Karena memang kemarin itu itungannya luberan air, air kali lagi tinggi. Kalau sekarang sudah jadi sudah aman,” kata dia.
Abdulrohman menjelaskan tanggul Kali Angke di kawasan itu merupakan tanggul tanah yang menyatu dengan rumah warga.
Kondisi ini membuat rumah-rumah di bantaran sungai paling terdampak saat tanggul jebol.
“Jadi yang kena itu rumah. Pastinya korbannya juga rumah,” imbuh dia.
Soal penanganan tanggul jebol, Abdulrohman menyebut Pemerintah Kota Tangerang sudah meninjau lokasi sejak Jumat (23/1/2026) malam sekitar pukul 23.00 WIB.
Namun perbaikan permanen belum dilakukan.
“Pemkot semalam datang, sekitar jam 11 malam. Belum langsung dibangun, tapi diusahakan cari solusi,” jelas dia.
Saat ini, penanganan sementara dilakukan dengan memasang karung berisi tanah (KISDAM) untuk menahan luapan air susulan. Bambu juga dipasang untuk menahan KISDAM tersebut.
Baca juga: Atasi Banjir akibat Tanggul Jebol di Pinang Griya Permai, Pemkot Tangerang Pasang Kisdam
Meski banjir telah surut, sebagian warga yang sempat mengungsi belum kembali ke rumah. Mereka masih waspada karena tanggul belum sepenuhnya aman.
“Masih antisipasi, namanya belum sepenuhnya selesai. Kalau masih belum, masih bisa kejadian banjir,” kata dia.
Abdulrohman berharap penanganan tanggul segera dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya sementara.
“Intinya warga pengennya cepat dibenahi. Jangan cuma dipantau saja, karena ini bukan sekali kejadian,” ucap dia.
Sebelumnya, tanggul Kali Angke jebol dan menyebabkan banjir merendam Perumahan Pinang Griya Permai pada Jumat (23/1/2026).
Ketinggian air saat itu mencapai 30–100 cm dan merendam jalan serta rumah warga.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482446/original/056989300_1769219149-TINJAU_BANJIR_WILAYAH_PRIUK_-_WALIKOTA3.jpg)



