Gorontalo (ANTARA) - Japan International Cooperation Agency (JICA) membangun kerja sama dan mendukung peningkatan kinerja Polri di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Senior Representative JICA Jimbo Naomi di Gorontalo, Sabtu mengatakan ia bersama tim merasa terkesan dan mengapresiasi keterbukaan jajaran Polresta Gorontalo Kota dalam hal pelayanan publik.
"Perlu kami tegaskan bahwa JICA memiliki komitmen untuk terus mendukung Polri melalui program kerja sama yang meliputi sejumlah aspek," kata Jimbo.
Khusus Polresta Gorontalo Kota, dukungan tersebut ditunjukkan melalui program pelatihan, asistensi teknis atau pendampingan secara profesional, serta pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Tentu upaya ini memiliki tujuan yang pasti dan berdampak positif bagi institusi Polri di daerah itu, sehingga upaya mewujudkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri akan tercapai dan terlaksana dengan baik.
Ia mengatakan kerja sama ini merupakan bukti nyata dukungan lembaga pemerintah Jepang dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Indonesia yang berdampak pada keamanan wilayah.
Selain itu dirinya menuturkan bahwa pertemuan dan kerja sama ini sekaligus menandai komitmen dua belah pihak dalam menjalin kolaborasi berkelanjutan di masa depan.
Baca juga: JICA, Kemenkum, dan MA perkuat peradilan untuk sengketa bisnis
"Kami berharap sinergi ini memberikan dampak nyata bagi peningkatan kinerja Kepolisian dan situasi keamanan yang kondusif di Gorontalo," kata dia.
Kapolresta Gorontalo Kota Komisaris Besar Polisi Suryono mengatakan kunjungan kerja dari delegasi JICA tersebut menjadi kegiatan yang bersifat strategis dalam mempererat kerja sama bidang keamanan dan pelayanan publik.
Kunjungan kerja ini juga menjadi agenda penting yang patut dilaksanakan, terlebih di tengah tantangan tugas Kepolisian yang semakin kompleks.
Saat ini dinamika sosial dan perkembangan teknologi menuntut Polri untuk memberikan pelayanan yang cepat, transparan dan humanis,
Kerja sama dengan mitra internasional seperti JICA adalah langkah penting untuk mengadopsi praktik terbaik Kepolisian moderen.
Ia juga memaparkan terkait catatan penurunan angka kriminalitas pada tahun 2024 sejak dirinya menjabat Kapolresta, sampai akhir tahun 2025, yaitu dari 527 kasus turun menjadi 399 kasus.
Kapolresta juga memaparkan upaya jajarannya dalam penanganan kasus perempuan dan anak, hingga optimalisasi personel di tengah keterbatasan sarana dan prasarana.
"Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat positif bagi kedua belah pihak, khususnya sebagai upaya kami dalam menciptakan pelayanan maksimal serta kondisi wilayah yang aman dan kondusif," imbuhnya.
Baca juga: JICA Jepang bersedia bantu pemulihan pascabencana di Aceh
Baca juga: KKP dan JICA tingkatkan kapasitas SDM perikanan daerah terluar
Senior Representative JICA Jimbo Naomi di Gorontalo, Sabtu mengatakan ia bersama tim merasa terkesan dan mengapresiasi keterbukaan jajaran Polresta Gorontalo Kota dalam hal pelayanan publik.
"Perlu kami tegaskan bahwa JICA memiliki komitmen untuk terus mendukung Polri melalui program kerja sama yang meliputi sejumlah aspek," kata Jimbo.
Khusus Polresta Gorontalo Kota, dukungan tersebut ditunjukkan melalui program pelatihan, asistensi teknis atau pendampingan secara profesional, serta pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Tentu upaya ini memiliki tujuan yang pasti dan berdampak positif bagi institusi Polri di daerah itu, sehingga upaya mewujudkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri akan tercapai dan terlaksana dengan baik.
Ia mengatakan kerja sama ini merupakan bukti nyata dukungan lembaga pemerintah Jepang dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Indonesia yang berdampak pada keamanan wilayah.
Selain itu dirinya menuturkan bahwa pertemuan dan kerja sama ini sekaligus menandai komitmen dua belah pihak dalam menjalin kolaborasi berkelanjutan di masa depan.
Baca juga: JICA, Kemenkum, dan MA perkuat peradilan untuk sengketa bisnis
"Kami berharap sinergi ini memberikan dampak nyata bagi peningkatan kinerja Kepolisian dan situasi keamanan yang kondusif di Gorontalo," kata dia.
Kapolresta Gorontalo Kota Komisaris Besar Polisi Suryono mengatakan kunjungan kerja dari delegasi JICA tersebut menjadi kegiatan yang bersifat strategis dalam mempererat kerja sama bidang keamanan dan pelayanan publik.
Kunjungan kerja ini juga menjadi agenda penting yang patut dilaksanakan, terlebih di tengah tantangan tugas Kepolisian yang semakin kompleks.
Saat ini dinamika sosial dan perkembangan teknologi menuntut Polri untuk memberikan pelayanan yang cepat, transparan dan humanis,
Kerja sama dengan mitra internasional seperti JICA adalah langkah penting untuk mengadopsi praktik terbaik Kepolisian moderen.
Ia juga memaparkan terkait catatan penurunan angka kriminalitas pada tahun 2024 sejak dirinya menjabat Kapolresta, sampai akhir tahun 2025, yaitu dari 527 kasus turun menjadi 399 kasus.
Kapolresta juga memaparkan upaya jajarannya dalam penanganan kasus perempuan dan anak, hingga optimalisasi personel di tengah keterbatasan sarana dan prasarana.
"Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat positif bagi kedua belah pihak, khususnya sebagai upaya kami dalam menciptakan pelayanan maksimal serta kondisi wilayah yang aman dan kondusif," imbuhnya.
Baca juga: JICA Jepang bersedia bantu pemulihan pascabencana di Aceh
Baca juga: KKP dan JICA tingkatkan kapasitas SDM perikanan daerah terluar



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482446/original/056989300_1769219149-TINJAU_BANJIR_WILAYAH_PRIUK_-_WALIKOTA3.jpg)

