Syifa Ternyata Hanya Salah Satu, Ini Profile Rosita, WNI yang Jadi Letkol di Militer AS

fajar.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Publik dihebohkan dengan Kezia Syifa, Warga Negara Indonesia (WNI) asal Banten yang bergabung militer Amerika Serikat (AS). Dia mencuat setelah sebuah video menunjukkan dirinya diantar ke bandara.

Setelah viral, ibu Syifa, Safitri buka suara. Dia membenarkan anaknya tengah bertugas sebagai tentara di AS.

Syifa tergabung dalam National Guard atau Garda Nasional Amerika serikat. Posisinya di kantor mengurusi bagian administrasi.

Soal motivasi Syifa ingin bergabung di militer yang bukan negaranya, ada berabagai alasan. Utamanya pendidikan.

“Motivasi utamanya adalah pendidikan, pembentukan karakter, dan pengembangan diri,” kata Safitri.

Syifa, kata Fitri, tinggal dan bersekolah di AS. Karenanya, bergabung di militer bukan tujuan utamanya.

Namun ternyata, Syifa bukan satu-satunya WNI yang jadi tentara di AS. Salah satu yang sempat mencuat adalah Letnan Kolonel Rosita Aruan Orchid Baptiste.

Dia perwira perempuan di militer Amerika Serikat. Rosita dikenal sebagai prajurit berdarah Batak yang berhasil menembus jajaran perwira menengah Angkatan Darat AS.

Perjuangannya menuju ke sana tak mudah. Dia sempat gagal, namun akhirnya berhasil.

Sejak awal kariernya, dia menjalani pendidikan militer resmi dan pelatihan dasar yang ketat sesuai standar Angkatan Darat AS. Karier militernya dimulai dari jenjang perwira pertama.

Dia menapaki tahapan demi tahapan karier secara bertahap melalui pendidikan lanjutan, penilaian kinerja, dan penugasan strategis.Dalam perjalanannya, Rosita pernah menempati berbagai posisi operasional dan staf.

Karier miliernya melejit usai ditugaskan di berbagai negara. Seperti Jerman selama empat tahun, kemudian di Kuwait dan Irak pada perang tahun 2025.

Menariknya, dia ternyata punya gelar sarjana hukum. Gelar itu dia dapat setelah menyelesaikan S1-nya di Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara.

Latar belakang pendidika itu juga yang berperan dalam karirnya. Kenaikan pangkat hingga Letnan Kolonel mencerminkan rekam jejak dan kapasitasnya yang mentereng. (Arya/Fajar)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pekerja dan Siswa Wajib Tahu, Ini Batas Waktu Kebijakan WFH dan PJJ di Jakarta Selama Cuaca Ekstrem
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Prediksi BRI Super League, Persita Vs Bhayangkara FC: Pendekar Cisadane Ngeri-ngeri Sedap
• 17 jam lalubola.com
thumb
AWS & Exabytes luncurkan inisiatif cloud di Malaysia
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Wagub Rano Pastikan Penanganan dan Pemenuhan Kebutuhan Pengungsi Terdampak Banjir Berjalan Optimal
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Wamenhaj: Haji 2026 Fokus Lindungi Perempuan dan Lansia
• 1 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.