Melalui seminar ini, Lalamove memperkenalkan solusi logistik berbasis teknologi yang memungkinkan UMKM melakukan pengiriman sesuai kebutuhan bisnis, mulai dari pilihan armada yang beragam, layanan pengiriman fleksibel, hingga fitur multi-stop delivery yang membantu efisiensi waktu dan biaya distribusi.
Managing Director Lalamove Indonesia Andito B Prakoso menyampaikan komitmen Lalamove untuk menjadi mitra strategis UMKM dalam mendukung pertumbuhan usaha.
“Melalui pemanfaatan teknologi dan jaringan logistik yang kami miliki, Lalamove ingin membantu UMKM fokus pada pengembangan bisnis tanpa harus terbebani oleh biaya dan pengelolaan armada logistik. Seminar ini menjadi langkah konkret untuk memperkenalkan solusi yang dapat langsung diterapkan oleh pelaku usaha," kata Andito dalam keterangan tertulis, Sabtu, 24 Januari 2026.
Baca juga: Lalamove Tancap Gas Sepanjang 2025, Ekspansi dan Ekosistem Digital Dorong Pertumbuhan UMKM tulang punggung perekonomian Indonesia UMKM selama ini berperan sebagai tulang punggung perekonomian nasional dengan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Namun, dalam proses pengembangan dan ekspansi usaha, pelaku UMKM masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari meningkatnya biaya operasional hingga keterbatasan modal dan kapasitas logistik untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Di tengah kebutuhan distribusi yang semakin dinamis, UMKM dituntut memiliki sistem logistik yang fleksibel dan efisien tanpa harus berinvestasi besar pada armada sendiri, sehingga kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan solusi yang relevan dan berkelanjutan.
Sebagai kota terbesar di Pulau Sumatera dan salah satu pusat ekonomi regional, Kota Medan memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan UMKM yang lebih kompetitif. Untuk itu, diperlukan dukungan ekosistem yang kuat, termasuk ketersediaan solusi logistik yang mampu menunjang rantai pasok secara optimal tanpa membebani pelaku usaha dengan investasi armada.
Seminar ini diikuti sekitar 200 peserta yang berasal dari berbagai sektor UMKM, wirausaha, komunitas bisnis lokal, hingga startup binaan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan. Melalui rangkaian diskusi, sesi berbagi, serta interaksi langsung dengan pemangku kepentingan, peserta memperoleh pemahaman praktis mengenai strategi efisiensi, ekspansi pasar, serta pemanfaatan solusi logistik dan pembiayaan yang relevan dengan kebutuhan usaha.
Kepala Dinas Koperasi & UMKM Provinsi Sumatera Utara, Naslindo Sirait menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam menciptakan iklim usaha yang berdaya saing.
“Penguatan UMKM tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi lintas sektor agar pelaku UMKM memiliki akses terhadap solusi yang relevan, termasuk logistik dan pembiayaan. Kolaborasi seperti ini diharapkan dapat membantu UMKM di daerah untuk naik kelas dan memperluas pasar secara berkelanjutan,” ujar Naslindo Sirait.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)





